Kenalan dengan 10 isi PSK!

Premium Starter Kit atau yang biasa disingkat dengan PSK di bulan Mei ini jadi produk hits dan best seller di Young Living Indonesia.  Pasalnya, PSK ditawarkan dengan diskon 10% tanpa mengurangi PV (personal volume).  Selama ini jika PSK diskon, PV nya ikut diskon.  Baru kali ini harga PSK diskon tapi PV nya tetap 100.  Cihuy bener deh.

Jika sudah punya, mari kita belajar mengenal isinya.  Jangan cuma dijadikan pajangan rumah yaa, secara manfaatnya lebih besar dari ukuran botolnya yang cuma 5 ml itu 😀

PSK terdiri dari 10 oil yang biasanya digunakan sehari-hari, isinya bisa beda-beda di setiap negara.  Isi PSK kali ini di Indonesia adalah sebagai berikut: Citrus Fresh, Copaiba, Frankincense, Lavender, Lemon, PanAway, Peppermint, Purification, RC, Thieves.  Semua dalam kemasan botol 5 ml.  Lalu ada 2 tambahan oil lagi yaitu Aroma Ease 5 ml dan Stress Away 5 ml.  Yang terakhir ini biasanya memang selalu tersedia di paket PSK mana pun.

  1. Citrus Fresh.  Aroma Jeruk yang menyegarkan, untuk beberapa orang juga menenangkan dan bikin rileks.  Berguna untuk menyegarkan pikiran (diffuse saat kerja/bikin PR), dikombinasikan dengan Ledum bermanfaat untuk mengurangi berat badan, meningkatkan sistem imunitas, juga bisa menyegarkan ruangan.
  2. Copaiba.  Aroma pohon yang lembut.  Berguna untuk mendukung pernapasan yang sehat, nyeri otot, mengatasi iritasi, bahkan beberapa orang menggunakannya untuk mengatasi bengkak (gusi lah, tangan atau kaki).  Beberapa sumber menyebutkan juga soal kemampuan Copaiba yang bermanfaat memperkuat efek oil lain.
  3. Frankincense.  Aroma kayu yang hangat.  Berguna untuk menenangkan hati, meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan payudara, bahkan banyak orang mengandalkan Frankincense sebagai salah satu oil perawatan kulit.  Menurut pengalaman saya, oil Frankincense tergolong oil yang karakternya halus, jadi bisa digunakan dari bayi hingga dewasa.  Beberapa orang menjadikan oil ini sebagai oil favorit dan menjuluki oil ini sebagai King of Oil, karena di saat bingung mau pake oil yang mana, Frankincense adalah jawabannya hahaha…
  4. Lavender.  Aroma yang manis dan lembut.  Mungkin ini jenis aroma yang sudah populer duluan di Indonesia saking banyaknya produk yang dilabeli bau Lavender.  Berguna untuk membantu tidur enak, bikin rileks, dan sifatnya yang anti histamin cocok untuk membantu mengatasi berbagai macam bentuk alergi kulit.  Berdasarkan pengalaman pribadi bersama anak-anak, oil Lavender ini jadi salah satu oil yang wajib dibawa ke mana-mana.  Di saat kejeduk, jatuh dan memar, oil Lavender jadi penyelamat.  Oles 1 tetes sambil usap/pijat halus, itu kepala yang tadinya benjol kejeduk biru, kempes dalam hitungan menit.  Anak yang tadinya nangis kesakitan pun jadi lebih tenang karena mencium wangi Lavender yang harum menenangkan.  Malam-malam saat mau tidur, daripada bete cium bau ga enak, saya diffuse Lavender 6 tetes plus air (jumlah tetesan disesuaikan dengan luas kamar dan sesuai selera ya.  Mau lebih banyak atau sedikit tidak menjadi masalah, cuma kalo boros kan sayang ya….).
  5. Lemon.  Nah ini aroma Lemon seperti biasa: segar dan kayak clear gitu loh.  Berguna untuk menyegarkan ruangan, detox, dan meningkatkan imunitas.  Saya malah menjadikan Lemon dan Lavender sebagai campuran dalam Laundry Spray (10 tetes Lemon, 10 tetes Lavender dan 300 ml air bersih/matang).  Baju-baju jadi segar wangiii….
  6. PanAway.  Aromanya bagaikan minyak jadul cap Ka*ak campur Volt*r*n hahaha… ada yang bilang ini minyak Ka*ak versi mihil.  Yah mungkin ada benernya, soalnya beda kelas neiikk… PanAway therapeutic grade, dan efek di badan jauh melebihi si minyak jadul.  Sangat berguna ketika para mama mengalami leher sakit akibat salah bantal, atau sakit pinggang karena gendong anak, dan terutama kalo ada yang keseleo.    Ga heran dilabelin PanAway, kayaknya emang bener segala yang ada pain, cocok banget diolesin PanAway.
  7. Peppermint.  Aromanya mirip sama permen Mint tapi yang ini lebih segeeerrr…  Saking segernya, jadi salah satu oil wajib di tas.  Kepake banget di cuaca Jakarta yang panas, kadang panasnya bikin sakit kepala.  Taro 2 drop di ubun-ubun, hmm rasa dinginnya bikin kepala nyaman.  Selain itu, Peppermint berguna untuk meningkatkan daya konsentrasi, caranya oles 1 tetes (tipis aja) di daun telinga.  Coba uda kenal Peppermint sejak jaman kuliah, mungkin bisa dapet IPK lebih baik… (*ngayal bebas dimulai)
  8. Purification.  Seperti judulnya, Purification memiliki aroma yang “bersih”.  Sangat bermanfaat untuk “clear up” udara yang ga enak, pengap, atau bau ga enak.  Termasuk bau kaki di sepatu.  Tinggal tetesin Purification (ga usah banyak-banyak, 1 tetes di setiap sepatu), bau tak sedap pun pergi.  Ga cuma soal bau-bauan, Purification juga berguna sebagai anti serangga.  Misalnya kulit anak bentol kena gigitan serangga, bisa oles Lavender atau Purification.  Enak deh, multi fungsi 😀
  9. RC.  Singkatan dari Respitory Congestion.  Baunya segar tapi tidak sekuat Peppermint.  Seperti namanya, maka oil ini sangat bermanfaat untuk menunjang pernapasan, terutama saat flu melanda.  Sejak punya RC, hidung terbebas dari mampet.  Cukup oles di samping lubang hidung kiri dan kanan, langsung plong bebas merdeka.  Anak-anak bisa tidur pules, ga rewel walo sedang pilek.
  10. Thieves.  Judulnya bikin bingung, apa hubungannya sama Pencuri?  Aroma Cengkeh kuat terasa ketika kita menghirup oil ini.  Konon menurut cerita, pada abad 18 dahulu kala di Perancis berlangsung wabah penyakit.  Banyak orang meninggal tidak dapat diselamatkan.  Suatu malam, ada sekelompok pencuri yang berniat mengambil perhiasan dan harta benda yang melekat pada orang-orang kaya Perancis yang meninggal.  Mereka meninggal dengan perhiasan berharga yang melekat di tubuhnya karena tidak ada yang berani mendekat lantaran takut tertular.  Sekelompok pencuri ini tertangkap tangan ketika sedang beraksi, dan pihak berwajib heran, mengapa mereka tidak takut tertular penyakit.  Ternyata tubuh para pencuri tersebut dibalur ramuan rempah-rempah khusus yang dipercayai melindungi tubuh mereka dari penularan wabah penyakit.  Akhirnya disepakati, hukuman akan diringankan dengan syarat memberitahu ramuan apa yang membalur tubuh mereka.  Ramuan inilah yang akhirnya diformulasikan oleh Dr Gary Young dalam botol Thieves 🙂  Very interesting kan?  Btw Thieves adalah oil pertama saya, yang membuat saya akhirnya penasaran mengenal oil lainnya.  Kurang lebih seperti sejarahnya, Thieves bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh dan banyak digunakan sebagai campuran bahan pembersih (misalnya cairan pembersih lantai, sayuran, buah dll).

2 Oil Tambahan:

  1. Aroma Ease.  Aromanya seperti jamu rempah yang memberikan rasa nyaman.  Bermanfaat untuk mendukung pencernaan yang baik, mengurangi mual dan eneq.
  2. Stress Away.  Pertama kali saya mencium bau Stress Away, saya bingung apa hubungannya stress dan Jeruk.  Soalnya, Stress Away ini beraroma Jeruk.  Seperti judulnya, oil ini bermanfaat untuk mengurangi stress, jadi penting untuk dibawa setiap waktu dalam tas ya, secara Jakarta yang macet bisa memberikan beban stres tambahan hehehe…

Kurang lebih demikian cerita 10 + 2 oil dalam Paket Premium Starter Kit.  Kalau mau ditelusuri, masih banyak manfaat yang tersedia dalam setiap oilnya.  Biar ga bingung, sementara segitu dulu ya informasinya.  Silakan dicoba mumpung masih promo di harga Rp. 2.153.700 hingga 27 Mei 2017.

 

Jatinegara, 22 Mei 2017

Sinta, ID 2804738

Perbedaan Enroller dan Sponsor dalam Young Living

Setelah 2 tahun jadi Member baru nulis sekarang hahaha… Ini saking banyaknya pertanyaan mengenai bedanya sponsor dan enroller, maka blog ini dipost.

Begitu ada member baru, maka di formulir ada kolom Enroller dan Sponsor.  Apakah bedanya?

  1. Anggaplah begini… Sinta cerita soal manfaat Thieves kepada Yuli, bagaiman Thieves ngebantu banget meningkatkan daya tahan tubuh anak-anak di rumah termasuk Sinta sendiri.  Lalu Yuli ikutan coba Thieves dan merasakan manfaat yang sama, lalu pengen ikut jadi member Young Living.  Jadi, Sinta mendaftarkan Yuli sebagai member YL.  Yuli menulis nama Sinta di kolom Enroller dan Sponsor.
  2. Sebagai Enroller, maka Sinta akan mendapatkan Fast Start Bonus sebesar 25% dari total pv pembelian Yuli selama 3 bulan pertama.  Misalnya, Yuli daftar sebagai Member ER (Essential Rewards).  Salah satu persyaratan untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan ER adalah belanja 100 pv setiap bulan. Di bulan pertama, Yuli belanja 100 pv.  Lalu di bulan kedua 100 pv dan di bulan ketiga 100 pv lagi.  Sinta akan mendapat 25 pv setiap bulan.

Di Amerika, 1 pv dihitung sama dengan 1 USD.  Saya belum tau kira-kira kurs yang dipake YL Indonesia berapa.  Ada yang bilang, dipatok 11.000 (aih rugi ya hiks… Secara kursnya kan 13ribuan yaa)  ~~ Jika benar 11.000, maka 25 pv kurang lebih senilai Rp. 275.000.  Menurut ketentuan di Compensation Plan, bonus ini maksimal diberikan hingga Rp. 2.360.000,- untuk setiap member baru yang didaftarkan.  Untuk mendapatkan Fast Start Bonus, Sinta harus belanja min 50 pv di bulan tersebut.

Jika Yuli mendaftarkan temannya, misalnya si Lulu, Sinta akan mendapatkan 10% pv dari Lulu selama 3 bulan pertama.  Menurut ketentuan di Compensation Plan, bonus ini maksimal diberikan hingga Rp. 940.000,- untuk setiap member baru yang didaftarkan.

3. Sebagai Sponsor dari Yuli, Sinta mendapatkan komisi senilai 8%.  Kalo bonus Enroller cuma 3 bulan, bonus 8% sponsor ini berlaku SEUMUR HIDUP (selama jadi member maksudnya hehehe).  Setiap Yuli belanja setiap bulan, maka Sinta mendapat 8% dari pv.  Untuk memenuhi syarat mendapatkan komisi 8% ini, Sinta harus maintain 100 pv per bulan.

Ada 1 jenis bonus lagi namanya Start Living Bonus, senilai Rp. 295.000,- bonus ini didapat Sinta jika Yuli membeli Premium Starter Kit pada pembelian pertama.  Biasanya pembelian pertama (PSK) ini terhitung SO (Standard Order).

Enroller dan Sponsor bisa orang yang sama, bisa juga orang yang berbeda.  Misalnya gini:

Sinta mendaftarkan Yuli.  Lalu Yuli mendaftarkan Lulu.  Dalam perjalanan waktu, Sinta bertemu Mimi, lalu ketika Mimi mendaftar sebagai member, dalam formulir bisa tertulis Sinta sebagai Enroller dan Yuli sebagai Sponsor Mimi.  Biasanya hal ini terjadi ketika Sinta ingin menyusun struktur organisasi.

Demikian penjelasan mengenai Sponsor dan Enroller.  Nah… khusus selama bulan Mei ini, ada promo Premium Starter Kit senilai Rp 2.153.700,- yang isinya 1 Dew Drop Diffuser dan 12 oil ukuran 5 ml (Frankincense, Thieves, Citrus Fresh, Copaiba, Lavender, Lemon, PanAway, Peppermint, Purification, RC, Stress Away,  Aroma Ease), beserta Starter Kit.  12 Oil ini tergolong oil basic yang dipakai sehari-hari.

Jadi ketika Yuli mendaftar sebagai member di bulan Mei ini dan membeli produk promo Premium Starter Kit (PSK) di atas, maka Sinta mendapatkan bonus sebesar 275.000 + 295.000 = 570.000,- ~ Lumayan buat belanja sayur organik 2 minggu ya!  ^__^

Jika ada pertanyaan mengenai hal ini atau mengenai produk Young Living lainnya, silakan email ya.  Have a good day!

 

Jatinegara, Minggu 21 Mei 2017

 

5 Buku Wajib Punya – Wajib Baca pengguna YLEO

Begitu seseorang menjadi anggota/member YL, pertanyaan oil nya segambreng.  Buat batuk pake apa, oles di mana, berapa tetes, dilute/campur ga.  Buat pilek pake oil apa, oles di mana, berapa tetes, sehari berapa kali, dsb.  Buat kurusin badan bisa ga ya, pakenya di mana, dll.  Segambreng pertanyaan mulai berentet ditujukan pada teman yang uda duluan pake.

Awal-awal saya gitu juga sih, penasaran kan. Berhubung saya termasuk yang risih kalo sering bertanya (ehm sebenernya lebih ke rasa ga sabar nunggu dijawab hahaha), saya melakukan banyak riset pribadi.  Saya cari tau bahan bacaan apa yang diperlukan supaya bisa memahami berbagai fungsi dan aplikasi essential oil.  Saya usahakan beli buku atau cari pinjeman literatur yang mendukung.

Dari hasil 2 tahun belajar dan ikut kelas, berikut ini adalah beberapa literatur pendukung yang menurut saya perlu dilalap supaya makin kenal sama YL essential oil:

  1. Essential Oil Desk Reference (EODR), terbitan Life Science Publishing (ini bukunya GEDE dan TEBEL).  Ada versi kecilnya, namanya Essential Oil Pocket Reference (EOPR).  Yang kecil lebih murah, tapi tentu ga sekumplit yang besar.  Ini kayak buku primbon YLEO, informasi produknya lengkap banget nget nget.  Sejauh ini yang saya tau, bisa dibeli di toko buku Life Science Publishing di Suntec, Singapore.  Ini webnya http://www.discoverlsp.sg  ~ Ketika mampir Singapore, mampir deh.  Musti beli buku ini, informasinya sangat membantu.
  2. Chemistry of Essential Oil Made Simple, ditulis oleh Dr. David Stewart.  Bukunya kayak kamus tebelnya hehehe, perlu effort bacanya tapi menarik dan memberikan pencerahan.
  3. Healing Oils of the Bible, ditulis oleh Dr. David Stewart.  Ini salah satu buku bagus yang saya berhasil dapet di awal-awal perjalanan saya belajar YLEO.  Saya sangat terkesan dengan isi buku ini, pokonya musti baca.
  4. Releasing Emotional Patterns with Essential Oils, ditulis oleh Carolyn Mein.  Aih, denger judulnya aja uda bikin deg-degan.  Ini salah satu buku yang saya cari sejak lama, baru berhasil baca beberapa bulan lalu.  To me personally, buku ini membantu saya menjawab beberapa kegalauan emosi (*idih bahasanya).   Dalam hidup kita kadang terjadi peristiwa-peristiwa emosional yang ga selesai.  Buku ini membahas bagaimana essential oils bisa membantu memberikan pola emosi yang baru dalam hidup kita.  Seru ga tuh.
  5. Ultimate Balance, ditulis oleh LeAnn Dearduff.  Di buku ini dibahas soal jam-jam organ tubuh dan kaitannya dengan essential oil, bagaimana aplikasi essential oil bisa mendukung kerja organ.

Nah minimal baca 5 buku itu dulu deh, cukup untuk memberikan pencerahan dan edukasi pribadi. Sisanya buku-buku lain jadi tambahan, baru beli setelah “lulus” baca 5 buku itu.  Bisa dicari di Amazon, atau LSP Singapore untuk mendapatkan buku-buku tersebut.  Buku-buku lainnya saya update belakangan ya supaya ga bingung hehehe…

Selamat membaca ya!

 

Jatinegara, 17 Mei 2017

Sinta, YL ID 2804738

 

Horee akhirnya buka!

Akhirnya.

Demikian ungkapan lega setiap member Young Living (YL) di Indonesia.  Setelah sekian lama bolak balik order dari YL Singapore, menunggu dan berharap, mendengar konfirmasi pembukaan kantor YL di Jakarta bagaikan angin adem di tengah panas terik Jakarta *ehem* ~ ibaratnya, 2 tahun saya long distance relationship, sekarang akhirnya deket deh hehehe…

Sabtu, 29 April 2017 adalah tanggal resmi Grand Opening Young Living Indonesia.  Per Selasa, 2 Mei, kantor YL resmi beroperasi dan langsung penuh dengan antrian manusia para member Indonesia, ganas memesan paket promo PSK (Premium Starter Kit).  Paket ini dibandrol dengan harga Rp. 2.153.700 dan isinya 12 oil berukuran 5 ml plus 1 Diffuser (Diffuser ini aja biasanya dijual seharga 956.000).  Cuma berlaku selama bulan Mei 2017.  Dan, cuma new member yang bisa beli.  Member lama kayak saya ga bisa beli di harga tersebut kecuali saya bikin keanggotaan baru hehehe…

Isi oil nya adalah: Citrus Fresh, Copaiba, Frankincense, Lavender, Lemon, PanAway, Peppermint, Purification, RC, Thieves, Stress Away, Aroma Ease.  Total 12 ml oil, semua berukuran 5 ml.  

Ini alamat kantor Young Living Indonesia:

CUSTOMER CARE: Tel. +62 21 8082 5999

Fax. +62 21 8082 5901

MAIL: PT. Young Living Indonesia
Gedung Agro Plaza Lantai Dasar,
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. X-2 No.1,
Jakarta 12950

EMAIL: custserv.ID@youngliving.com

 

Saya ga pernah ikutan aktivitas MLM sebelumnya dan ini pun ikutan YL kayak kejebur haha… awalnya cuma user alias pemakai, cocok dan jatuh cinta.  Eh lama-lama kegiatannya sampe terseret sejauh ini.  Menyenangkan deh, ga cuma ketemu temen baru, tapi yang lebih memuaskan adalah banyaknya informasi penting yang bermanfaat.  Misalnya, untuk urusan P3K di rumah jadi terasa lebih lengkap.  Anak mimisan ga perlu panik, oles Cypress di nadi lengan, sebentar sudah stop.  Cypress adalah salah satu essential oil yang berdasarkan pengalaman membantu untuk mengurangi batuk dan mendukung sistem pernapasan. Asik kan, tidur bisa lebih pules dan bangun dengan segar.

Syarat menjadi anggota ga sulit.  Tinggal isi formulir dan lampirkan fotokopi KTP.  Yang di luar kota juga ga perlu kuatir, tinggal email aja, beres deh…

Di postingan selanjutnya, saya akan tulis manfaat dari oil yang terdapat di PSK (Premium Starter Kit).  Yang belum coba, silakan cari kesempatan mencoba ya. Paling nanti jadi demen kayak saya hehehe…

 

Jatinegara, 17 Mei 2017

Sinta, ID 2804738

 

(minimal) 10 Ide Kado Non-Mainan | My List of Non-Toys Gift Ideas

Hai hai… Udah lama banget ya ga post blog.  Ide menulis seakan-akan terbang dari otak saya sejak punya anak (*alesan emang segudang hahaha).  Tetiba hari ini ada yang pengen ditulis nih.

Punya 1 anak, mainan masih bisa dikontrol.  Begitu usia berjalan dan jumlah bocah bertambah, mak mulai pusing nih.  Secara mainan bertambah dan space ruangan segitu-gitu aja.  Apalagi kayak hari ini, momen Natalan, bocah-bocah dikasi kado Natal dari keluarga kanan kiri.  Seneng loh dikasi kado, tapi sejujurnya mak juga pusing ngerapiinnya… Mbok ya kasi lemari aja daripada mainan melulu *curcol*  ~ Dari seminggu lalu, waktu adik saya telpon nanyain si bocah mau dibeliin A gak, atau B aja, saya sampe dengan jujur (tanpa kurang ajar) menolak kado yang jelas-jelas berupa mainan (apalagi ukurannya gede).  Bukannya ga bersyukur dikasi kado, tapi untuk mainan-mainan besar seperti itu, saya lebih memilih rental aja.  Mainnya toh ga lama, tapi puyeng setelahnya simpen di mana.

Setelah momen buka kado berakhir, saya mikir, kira-kira kalo pengen kasi kado anak (terutama ke anak sendiri) yang non-kado, apa yah?  Trus saya browsing dan nemu 1 link baguuus banget.  Ternyata si mama ini juga pernah mikirin yang sama kayak saya.  Puyeng dia mainan menggunung setiap tahun.  Tulisan dia  lengkapnya bisa dilihat di sini ya.

Ide kado non-mainan versi saya so far kayak gini:

  1. Tiket, baik itu yang sifatnya sekali main atau yang terusan, misalnya ke Kidzania, Dufan, Ancol, Seaworld, Ragunan, Taman Safari dll.  Atau tiket khusus, misalnya tiket nonton Disney on Ice, Sirkus, Musical Drama (dulu saya pernah nonton Witch di Singapore dan itu bagus banget), dll
  2. Baju, ga cuma baju sehari-hari yang pasti kepake, tapi baju khusus misalnya kalo anaknya les balet, kado baju balet bisa jadi alternatif.  Kalo anaknya ikut klub bola, kado baju bola bakalan kepake banget.  Atau baju renang, secara baju renang merek Speedo aja terhitung mihil.
  3. Kado yang sifatnya memberikan pengalaman, misalnya ikut kelas Wine Tasting (ini kalo anaknya uda SMA kali ya), naik Helikopter (wah siapa yang ga pengen coba yaaa), meni-pedi (ini kalo anaknya uda gedean, bisa bikinin meni pedi party), dll.  Kado ikut kelas atau les ini lumayan banget meringankan bujet bulanan mak nya, misalnya bayarin les musik (biarin cuma uang les 1 bulan aja uda oke banget), beliin alat musik (yang lagi diperlukan), bayarin les gambar atau kelas craft, dll.
  4. Voucher hotel.  Biarpun cuma 1 malam, kado kayak gini membahagiakan banget deh…  Anak-anak bisa hepi main air dan berenang, ortu bisa rileks dan santai sejenak dari rumah, menikmati suasana kamar hotel.
  5. Tiket pesawat atau kereta ke luar kota, misalnya ke Bandung atau Bali atau mana aja yang kira-kira doable dan masih masuk bujet sebagai kado.  Sekalian tiket ke Disneyland boleh ga…
  6. Buku.  Ayo kita semangat membaca buku!  Kegiatan membaca buku ga cuma bermanfaat menambah kosa kata anak dan membangun struktur bahasa yang baik, tapi juga membangun kedekatan anak dan orang tua.  Pilih buku sesuai usia anak, kalo kelewat rumit, pas bacain kayaknya si mama duluan tidur hahaha… Kalo ada bujet lebih, atau bisa patungan, rak buku bakalan diterima dengan senang hati. Yang mirip juga dengan buku misalnya kado langganan majalah, atau hobby (misalnya yang saya tau kayak http://www.louloudiybox.com/)
  7. Barang-barang lain yang sifatnya mendukung proses belajar tapi bukan mainan, misalnya teleskop, kaca pembesar, binokuler, globe, papan tulis, dll.  Saya jadi keinget, pas SMP dulu lagi happening banget nulis pake Rotring.  Ga tau deh kalo sekarang, masih pake ini ga sih buat nulis di kelas (eh taunya uda pada pake laptop kali ya buat nyatet??).
  8. Kado apps atau Itunes Gift Card.  Misalnya ada apps bagus yang pengen dibeli tapi selama ini ga rela belinya.  Coba aja tanya ortunya, lumayan kan jadi kado yang bermanfaat.
  9. Binatang peliharaan.  Kalo yang ini, musti cek usia anaknya ya.  Kalo masih kecil sih alamat nambahin kerjaan mak nya hahaha…
  10. Saving plan.  Tau-tau suatu hari dapet amplop yang isinya lembaran cek atau bukti deposito, cihuy bener deh.

Atau… kadoin ortunya getaway aja trus selama ortunya getaway, tolong jagain anaknya sekalian ya hahaha… That would be an awesome gift for everyone 😀

Apa ide kado non-mainan versi kamu?

 

 

 

Jatinegara, 25 Desember 2016 ~ Selamat Natal 2016, damai di hati damai di bumi.

 

Movement Based Learning

Sejak punya anak, saya makin tertarik dengan seminar atau kelas yang berhubungan dengan anak.  Saya ikuti parenting seminar di Gereja.  Ikut juga seminar braingym di sekolah anak.   Masih nyimak juga artikel-artikel tentang anak yang bertebaran di internet.  Ga semua diikuti sih, kira-kira yang seru aja.

Suatu hari saya mendapatkan ajakan via Wa untuk mengikuti kelas Movement Based Learning (MBL).  Kelas berdurasi 8 jam tersebut menarik saya sejak lama, padahal waktu itu sebenarnya belum kebayang isi kelasnya seperti apa.  Saya tertarik karena mendengar preview dari instrukturnya, Ibu Winawati, bagaimana gerakan-gerakan sederhana bisa membantu menstimulai perkembangan otak anak.

Jadilah hari Jumat, 19 Februari saya meluangkan waktu seharian untuk mengikuti kelas ini.  Di kelas MBL saya belajar gimana fungsi otak dan apa hubungannya terhadap masa tumbuh kembang anak.  Masa tumbuh kembang ini meliputi masa bayi – balita dan seterusnya, matang secara fisik dan emosi.  Siapa sih yang ga pengen anaknya pintar dan matang secara emosional?  Jangan sampe uda gede anak bawaannya galau melulu lah ya hehehe.  Mending dibikin sibuk aja supaya pikirannya ga macem-macem (lah ini sih maksud emaknya aja supaya anaknya ga ngerecokin emaknya huahahaha).  Lalu dijelasin bahwa ada 3 dimensi penting, yaitu dimensi fokus, pemusatan (centering) dan lateralitas, dan gimana pentingnya stimulasi terhadap 3 dimensi tersebut sehingga semakin banyak neuron yang terhubung dalam otak anak.  Keren kan bahasanya hahaha… #kayakngertiajagw

Kelas MBL ini pada dasarnya berpedoman pada buku Kegiatan Menyusun Balok: Membangun Fondasi Tumbuh Kembang Anak yang ditulis oleh Cecilia Koester.  Awalnya kelas ini ditujukan bagi para orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus.  Namun kelas ini pun bisa digunakan secara umum.  Jika untuk anak berkebutuhan khusus saja tergolong sangat baik, tentu ga masalah untuk anak biasa ya.  Buku tersebut memberikan panduan tentang beberapa pola gerakan dasar yang bermanfaat pada masa tumbuh kembang.  Penerapan yang teratur dari gerakan-gerakan tersebut bisa mempermudah dalam mencapai ketrampilan dasar misalnya berjalan, berbicara atau kemampuan fokus/daya konsentrasi.  Bayangin… coba saya tau kelas ini pas hamil hehehe, kan bisa langsung diterapkan sejak kelahiran anak pertama kan?? #alesan

Karena sebelumnya saya pernah ikut seminar BrainGym di sekolah, beberapa penjelasan di kelas tersebut tidak terasa asing.  Misalnya bentuk angka 8 tidur (infinity) yang banyak diterapkan sebagai pola gerakan.  Kelas MBL dimulai dengan mencoba membuat infinity dengan telapak tangan di permukaan yang kasar.  Kegiatan yang sederhana, namun ternyata mampu berkontribusi dalam menjernihkan pikiran.  Jadi buat mereka yang sedang berkutat dengan kegiatan tulis menulis panjang, misalnya tugas paper/thesis, bisa dicoba trik ini.  Simple tapi berguna banget. Eh, kalo lagi galau, bisa ga ya??

Dari 3 dimensi yang dijelaskan tersebut, jika kita sudah memahami dengan baik, maka bisa ketauan keadaan seorang anak, kira-kira dalam dimensi yang mana ia masih perlu perbaikan.  Dimensi fokus adalah dimensi kecerdasan mengarahkan perhatian.  Di sinilah hal partisipasi terjadi.  Jadi, jika seorang anak masih malu berpartisipasi dalam suatu kegiatan, stimulasi di titik ini perlu dicoba.  Lalu dimensi kedua, dimensi pemusatan (Centering) adalah dimensi kecerdasan mengelola emosi.  Seorang anak yang sering emosi tanpa alasan, tantrum ga jelas, perlu diberikan stimulasi lebih konsisten di bagian ini.  Lalu dimensi ketiga, yaitu dimensi lateralitas, adalah dimensi kecerdasan mengolah informasi.  Jadi anak-anak yang sudah lebih besar biasanya sudah di tahap ini, karena sudah mulai menyimpan informasi lebih banyak di kepala.

Untuk menstimulasi 3 dimensi otak tersebut, ada 8 cara/teknik sederhana yang direkomendasikan.  Mulai dari Spinal Walking, Navel Radiation, memanjangkan otot kaki, mengaktifkan batang tubuh, tepuk telinga, mengetuk tulang tengkorak dan mengaktifkan mata.  Kalo baca bukunya doang sih dijamin ga seru.  Baru terasa seru ketika waktunya mencoba ke sesama peserta.  Karena praktek, saya bisa tau kalo salah, lalu bisa diperbaiki yang benernya gimana.  Hasilnya juga bisa langsung terasa.  Saya makin ga sabar untuk mencobanya pada anak-anak di rumah nanti!

Anyway, saya mulai rutin seminggu ini menerapkan memanjangkan otot kaki ke anak-anak tiap malam.  Si mbak di rumah juga sudah saya ajarin gimana melakukannya sehingga mereka bisa melakukannya ketika saya tidak ada di rumah.  Kita lihat ya hasilnya gimana.  Semoga kegiatan-kegiatan ini membantu anak sehingga pas waktu masuk SD, anaknya lebih pinter dan emaknya bisa less-stressed hahahaha #maksudtersembunyi

Btw saya baru dapat kabar, akan ada kelas Braingym lagi nanti pada akhir Maret.  Jika ada yang berminat ikutan, japri ya, nanti saya kasitau informasinya.

Segini dulu, mulai ngantuk nih…

 

Jatinegara, 23 Februari 2016 –

 

Loneliness. Do you?

Kalau dulu membaca cerita orang yang kesepian, saya sering heran, kenapa bisa kesepian?  Bukannya di sekitar kita selalu banyak orang?  Bukankah ada teman?

Tapi memasuki jaman di mana justru sosmed bertebaran, ngobrol tinggal ketik, di situlah saya justru lebih sering merasa kesepian.  Lalu mengerti, oh pantes ya banyak orang bisa depresi akibat kesepian.  Perasaannya ga enak banget, sungguh menyiksa.

Sosmed yang mustinya bisa jadi penghubung antara teman, sejujurnya terkadang bikin saya merasa sedih.  Karena di balik keceriaan yang tampil dalam foto itu, saya tau, saya tidak ada di sana, saya cuma bisa melihat foto tapi tidak merasakan keceriaan itu.

Pagi ini waktu baca-baca artikel, saya membaca 1 artikel soal kesepian.  I read, read and read.  I want to put them in mind, so when I feel lonely, I know what to do and how to be strong to overcome it. I keep reading and suddenly all the good things flashed into my mind.

I am grateful for Nathan and Jenna.  For when I am lonely, they remind me that being a mother is a wonderful experience, a noble task, an honor to love, to nurture and to be their living example.  As there is no perfect child, there is no perfect parent.

When I was battling with a memory from the past, a friend told me about 3 questions which I need to ask myself every time it bothered.  The 3 questions are:

  1. Could you let go?
  2. Would you let go?
  3. When?

She told me that those 3 questions will help me to recover until one day it is no longer bothering me anymore.   And yes, I repeat those 3 questions when loneliness bothers.  Could you let go?  Yes.  Would you let go?  Of course.  When?  RIGHT NOW 🙂

I feel so much better then ^_^

If any of you are interested in reading what I read this morning, you can find it here and here on how to battle loneliness and  here.

Have a blessed week!

 

 

Jatinegara, 24 November 2015 – It is OK to be alone.  Just like the sun is alone and he is keep shining every morning  — anonymous