Sepi

Sepi sekali
Di rumah sendiri
Saat yang sama di kantor pun banyak yang pergi
Sungguh sepi

Dulunya kupikir akan menikmati sepi
Waktu yang tidak datang dua kali
Mencari ketenangan hati
Menyelusuri keputusan yang belum pasti
Mendalami bacaan yang menyegarkan nurani

Tapi
yang terjadi
dalam sepi
aku mati
basi
dan tawar hati

Aku tak mau kalah dalam sepi
namun jika boleh memilih
Lebih baik sepi tak pernah datang lagi

Karawaci, 30 Juni 2005 — tenang, everything is in control ya… ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s