Jati diri

 


Jati diri


bukan ditentukan oleh prestasi


IP yang tinggi


Medali yang tersusun rapi


Atau piala dari terdahulu hingga kini


 


Bukan juga dari apa kata mereka


Apalagi mereka yang tidak mengerti kita


Karena ucapan mereka seperti ular berbisa


Sembarang kata


Tanpa rasa


Namun membuat merana


 


Dan ketika aku goyah


Hatiku pun susah


Tulang terasa tak berdaya


Satu pilihanku: percaya padaNya


 


 


 


Changsha, 13 Januari 2006, midnite


 

3 thoughts on “Jati diri

  1. huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ternyata acel dan sintul punya bakat terpendam.

    PS: cel, jgn2 ini puisi lu kopi, tiap tahun diselipin di rapot, supaya nyokap elu baca?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s