Beijing, 9-12 April, 2006

Beijing. Fiuh… Akhirnya kesampean juga ke Beijing. Selama tinggal di China sejak akhir Agustus 2005, saya cuma bisa nyengir sambil jawab “belum” ketika ditanya apakah uda pernah ke Beijing. Rasanya ga afdol klo ke China ga ke Beijing. Namun perlu waktu khusus untuk menyempatkan ke Beijing berhubung letaknya agak jauh dari kota saya (2 jam dengan pesawat, sekitar 18 jam dengan kereta). Berhubung ada urusan kerjaan, akhirnya kesampean juga ke Beijing…

Yang menarik dari Beijing di mata saya adalah banyaknya bangunan berwarna abu-abu. Sepanjang mata memandang, hampir semua bangunan di Beijing (terutama rumah, siheyuan dan hutong) berwarna abu-abu. Saya jadi mikir, setiap hari liat pemandangan abu-abu apa ga suntuk ya??

Highlight dari kunjungan saya ke Beijing adalah ngintip kampus Peking University (biasa disebut Bei Da di Beijing, singkatan dari Bei Jing Da Xue 北京大学). Sepertinya, kampus Bei Da beserta tamannya adalah kampus dan taman paling cantik yang pernah saya kunjungi dari berbagai universitas di China. Peking University adalah salah satu universitas terbaik di seluruh daratan China (uni lainnya misalnya Tsinghua University, Fudan University, dll).

Berhubung waktu yang mepet, saya tidak sempat mengunjungi banyak tempat menarik di Beijing. Disisain aja buat kunjungan berikut hehehe…

Salah satu must-eat-food di Beijing adalah Bebek Peking atau yang biasa disebut Beijing Kaoya. Saya cobain Bebek Peking di resto Quanjude (south Tiananmen), salah satu resto yang terkenal dengan Bebek Peking-nya.

15 thoughts on “Beijing, 9-12 April, 2006

  1. iye ci Ole.. hahaha.. aku juga bikin gantungan kunci plakat itu hahahaaha… di tembok itu cuma bentar, lagian pemandangannya tembok semua hehehe….

    Bebek Quanjude emang lain, gimanaaa geto😀😀

  2. Sintul… sampai juga kau ke Beijing. Gimana ? Ok gak? Hehehehe, emang Quanjude gak ada yg ngalahin. Sampe sekarang gue suka tebayang2 :(( :((.

    PS: elo tembem, gue ape? :((

  3. Iya Ven… terharu juga gw, akhirnya sampe juga ke Beijing, perjalanan dari Selatan ke Utara (*sok dramatisir banget)

    Waktu makan di Quanjude dikasi kartu semacam sertifikat geto, isinya: Quanjude was established in 1864 (the third year of Tongzhi, Qing Dynasty) dan bebek yang gw makan adalah bebek yang ke 206.438… ajegileee, sampe dicatetin getooo…

    Hahahaa.. di foto-foto lain gw berasa biasa aja, entah di foto itu gw kok rasanya keliatan tembem hihihi…

  4. Yeah, Beijing's very gloomy…and dusty! Have you seen those vehicles that has been parked for a while? They're absolutely COVERED in dust! I went last March, still bloody cold and everywhere was still renovated (damn)….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s