Pastramis

Pastramis’. It’s not personal, it’s business.

Kata itulah yang tercantum paling atas dalam menu makanan hari
ini. Resto Italia jadi-jadian yang di-set Stephani hari ini,
sukses menjamu 8 tamu.

Ide seru ini dilempar Stephani hari Jumat sore ketika kami kelar kelas
diskusi. Mustinya pengen ngadain minggu depan, tapi berhubung ada
couple yang rencana travelling minggu depan, rencana itu kita jadiin
aja hari ini, Minggu, 21 Mei 2006. Mendengar rencana ini, saya excited
banget, ngebayangin serunya bikin surprise party untuk para couple yang
akan kita jamu Minggu malem.

Hmmm… Saya jadi inget, beberapa taon lalu saya bareng temen-temen
pernah bikin surprise party ala resto fine dining *eits, ini resto
fine-dining jadi-jadian, jadi jangan bayangin Lawrys ato Il Mare ato
apalah itu namanya *
untuk ngerayain ultah seorang temen. Waktu itu, masih inget dalam
benak saya, nyiapin meja panjang (disambung-sambung critanya), taplak,
serbet makan lengkap dengan pisau, sendok dan garpu yang senada,
berbagai piring dengan ukuran yang berbeda (untuk salad, main course
dan dessert), plus menu makanan komplit mulai dari appetizer sampe wine
— seru deh!

Sejak kemaren, Stephani uda sibuk nyetak daftar menu untuk ditaro di
tiap bangku. Belanja untuk keperluan masak. Dan hari ini,
saya datang lebih awal untuk nyetrika taplak meja putih, bantuin ngeset
meja dan melipat serbet ala resto fine-dining. Lilin juga uda
siap. Di depan pintu, Diana menempel poster panjang yang mirip
ama spanduk bertuliskan “Welcome to Pastramis’ Grand Opening”

Begitu jam menunjukkan pk. 6.30 malam, saya ‘menggiring’ para couples
itu menuju ‘resto western yang baru buka di deket-deket sini’ — 2
hari sebelumnya, para couples itu dikirim email yang isinya:
deket-deket sini baru buka resto western baru yang enak, mau coba
ga? Klo mau, kudu rsvp neh *kan surprise ceritanya

Begitu sampe di kompleks apt Stephani, salah satu rekan, Dave, yang
bertindak sebagai waiter malam ini, sudah menanti di gerbang dengan
dandanan rambut rapi ala mafia Italia dan mulai berkata-kata dengan
logat Italia yang kental hahhaahhaha…

Sementara para couples berada di lt.6 — di apt Stephanie, yang singles
alias belum merit kebagian babysitting anak-anak para couples
itu. Jadi Diana, Matt dan saya bergabung sama anak-anak di lt.3
— di apt Harold, beda lantai tapi menu makanan yang sama

Oya, di menu tertulis demikian:

Antipasti

Insalata di verdure

Pane de rosemary

Pasta con Verdure

Lasagne al forno con spinache

or

Spaghetinni con sugo di podomoro alla napoletana

Dessert

Torta della carota

Prices depend on how well you treat the staff.

Unless Joey is your writer, no tipping necessary.

If you don’t like the food, we’ll take it back and reheat it.

*hahhahahaha… Oya, foto-fotonya ada di sini ya.

It was so much fun and thanks for Stephani, the talented chef of the team

Changsha, 21 Mei 2006

4 thoughts on “Pastramis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s