I pray you’ll be allright…


Ama adalah sebutan saya untuk nenek dari pihak ibu.  Di usianya yang ke-90, hidupnya penuh warna.  Setiap mampir  ke orang tua saya di Lampung, beliau pasti sempat main ke rumah, sekedar bobo siang atau bikin mie ala Fujian yang disukai kami semua.  Selain masih sanggup ‘berkelana’ ke kampung halamannya di Fujian – China sana, beliau juga masih rajin juga ke pasar lokal, berbelanja sayuran dan kemudian memasak untuk para cucu (*yang kadang sering mengeluh lantaran musti ngabisin sayur babi kecap sepanci…)

Beliau juga yang masih kekeuh untuk ngumpulin kami semua tiap Imlek… di saat kehidupan perkotaan mulai melunturkan ikatan persaudaraan, di mana uang sudah menjadi penghalang eratnya suatu hubungan — tapi dalam kuasa Ama, momen Imlek jadi momen mengeratkan tali silahturahmi dan kesempatan saling meng-update informasi baru di antara kerabat (si ini mau menikah, si itu baru melahirkan, anak si ini tambah lucu, anak si itu mulai bisa bicara, dll)

Hidupnya di umur ke-90 memberikan suatu warna tersendiri bagi saya yang tergolong generasi muda.  Hidup penuh kesibukan, pikiran yang positif dan ga bosen berjuang. 

Kemarin saya mendapat sms dari Mama, Ama masuk RS.  Setelah diperiksa dokter dan dilakukan teropong, keluarlah berita ini: kemungkinan kanker lever stadium 4.  Haah??

Padahal keluhan awalnya cuma perut kembung dan mual.  Siapa yang menyangka? 

Setelah berdiskusi, keluarga ingin membawa Ama ke RS lain di luar negeri untuk pemeriksaan lebih lanjut.  Tapi Ama tidak setuju.  Beliau tidak mau berangkat walau yang lain sudah siap angkat koper.

“Lebih baik uangnya disumbang ke Yayasan Kusta”, begitu katanya.

Mendengarnya membuat saya terdiam.  Ucapan yang sederhana tapi membuat saya menitikkan air mata. 

Mungkin beliau berpikir, ah sudah 90 tahun, apa yang bisa diharapkan?

Dan pikiran yang sama mungkin juga ada di sebagian orang.  Toh bukan itu masalahnya.  She’s so precious, that’s the point… so precious that money can’t buy…

And far away from her, all I can do is praying that she’ll be all right soon…

Shenzhen, 15 Agustus 2006 — miss you a lot, Ama

16 thoughts on “I pray you’ll be allright…

  1. Ihik Sintul, berkaca2 gue. Moga2 Ama mu kuat menghadapi penyakitnya yah dan keluarga tabah menemani Ama.

    PS: kartunnya lutuuuu, menggambarkan babi kecap sepanci :p.

  2. sin.. kanker hati ya..? sebelumnya belum ada keluhan apa2 ?.. hm.. agak susah juga.. tahun lalu fungsi hati saya juga mengkhawatirkan, diberi obat dokter dan disuruh minum temulawak buat meningkatkan fungsi hati.. coba cari second opinion dari dokter di luar.. just a possibility bahwa kemungkinan salah diagnosa..

  3. Steph, tadinya dikira kanker usus tapi sepertinya lebih menjalar ke lever jadi sejauh ini diduga kanker lever. Ga ada keluhan apa-apa dan Ama beraktivitas seperti biasa, sampe akhirnya minggu lalu beliau ngeluh perutnya berasa kembung seperti penuh gas.

    Thanks ya Steph..

  4. eh, eh, masa yaa…

    Pagi ini gw update gmana keadaan Ama. Sejak masuk RS hari Minggu, Ama jadi kurusan banget. Pasalnya, sehari-hari cuma makan bubur. Hari pertama masih ada lauk ayam dsb. Eh sekarang cuma bubur. Ngeliat bubur doang, Ama ngomel-ngomel, “hoing2…kemarin mkn mewah, ari ini cuma bubur, ini suster2 ga belanja apa ya”

    Denger ceritanya gw langsung ngakak… huwahahahhaha… biasa gado babi sekarang kudu bubur doang.. jadinya bete deh…

    *note: hoing, hoing… –> bahasa daerahnya Ama

  5. Hai Jos, thanks ya uda mampir. Iya gw juga salut dia sehat sampe umur 90 ini. Soal sayur sepanci, hihihi, uda bawaan nenek-nenek kali ya.. mikirin cucu berentet, jadi masak sekalian.. sepanci!!😀

  6. Laaamm
    *nyender di bahu, elus ekor* —> eh, elo beneran pengen punya ekor??

    Iya neh, gmana ga kepikiran, abis ngrasa ga enak ke Ama krn belum merit *loh kok* hihihi.. ga deng, cuma karena jauh jadi ga bisa ketemu Ama..

    Thanks ya Laaamm… *hug*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s