(Telat) Trip with Atsumi: Jan 5-11, 2007 – Shanghai

Postingan ketiga dan sekaligus penutup perjalanan…

Selasa, 9 Januari 2007: Shanghai

AKHIRNYAAAAAAA…!!

Saya uda pengen nangis begitu menginjakkan kaki di Shanghai. Akhirnya sampe juga di Shanghai. Duh segitu terharunya saya waktu itu. Terharu uda mulai siy waktu baru sampe Shanghai, tapi berhubung cuma transit sebelum ke Hangzhou, belum berasa banget dan belum ngeliat gmana Shanghai yang sesungguhnya.

Dalam kereta saya dari Suzhou menuju Hangzhou, saya uda deg-degan, waaah… Shanghai getolooh! bener-bener penasaran, gmana sih kota yang dibangga-banggain itu, gmana sih kota yang diimpi-impikan oleh banyak orang itu… hmm…

Catherine adalah temen saya waktu di kampus dulu. Walo umurnya 2 angkatan di atas saya, pribadinya asik banget dan hatinya baik sekali, saya belajar banyak darinya. Setelah selesai sekolah bahasa di Beijing dan lanjut di Shanghai, ternyata berjodoh dengan penduduk lokal. Menikah dan menetap di Shanghai sampe sekarang. Begitu saya tau akan ke Shanghai, saya langsung kontak dengannya dan mastiin bisa ketemu. KANGEN banget!


Cat menjemput saya di stasiun Metro (subway) dan saya spontan tereak begitu ketemu dengannya. Aduh, tambah cantik dan dewasaa! Cat mengantar kami menuju hotel murmer tempat saya menginap malam itu: http://www.jj-inn.com.

Menaruh koper, kami langsung lanjut jalan. Waktu jalan di Shanghai cuma sebentar banget, kurang dari 24 jam saya uda balik lagi ke Changsha. Jadi begitu naruh koper, kami langsung balik ke stasiun Metro dan menuju tempat perbelanjaan secara Atsumi punya beberapa barang dalam list yang pengen dibeli di Shanghai.

Untuk hemat waktu, kami makan yang praktis aja: KFC hahaha… waktu di Shanghai begitu singkat padahal banyak banget yang pengen diliat Kelar makan, kami mulai perburuan mencari barang-barang (baca: syoping, susah amat seh)

Kelar syoping, kami menuju walking street Shanghai, salah satu walking street terkenal di seluruh China: Nanjing Lu (Nanjing Road)! Senangnyaaa… akhirnya saya bener-bener ada di kota Shanghai!

Shanghai sangat modern. Bangunan baru terlihat megah, bangunan lama tetap cantik terjaga. Apalagi waktu berkunjung ke Wai Tan 外滩, duh cantik banget 7 bangunan itu… kata Cat, 7 bangunan cantik itu adalah bank dan ketujuhnya sengaja dibuat dengan gaya yang berbeda. Saya cuma bisa menatap kagum dan sibuk motret-motret bersama para turis lainnya hehehe…

Malam itu, kami makan hotpot. Walo rasanya ga beda dengan hotpot di kota lain, tapi di saat udara dingin, hotpot selalu terasa enaaakkk…

Rabu, 10 Januari 2007

Ah, tinggal beberapa jam lagi dan saya harus tinggalkan Shanghai…

Pagi itu kami uda buat janji ketemuan Cat di stasiun subway An Jing Shi. An Jing Shi adalah salah satu pagoda di tengah kota Shanghai, pagoda yang terkenal di kalangan turis Jepang, sehingga Atsumi dan Nakamoto pengen banget bisa liat. Di sekitar An Jing Shi terdapat berbagai mal dan kami sengaja berjalan kaki menyusuri semua tempat ini karena kami ingin menikmati pemandangan perkotaan Shanghai.

Sambil jalan kaki, Cat cerita klo gedung situ namanya ini.. gedung itu adalah itu… teater tertua di Shanghai… trus tempat ini dulunya gini, tempat itu dulunya geto, dll. Wah untung banget ada Cat, ada yang ceritain kota Shanghai. Klo cuma kami yang jalan sendirian tanpa guide, ga mungkin dalam waktu kurang dari 24 jam bisa ngeliat tempat sebanyak itu!

Dari An Jing Shi, Cat membawa kami melihat-lihat Huai An, nama jalan di Shanghai yang gayanya mirip dengan suasana kota New York. Saya menyusuri jalan itu dan menikmati setiap momen yang bisa saya tangkap dengan mata saya. Cuaca yang enak, tidak panas walo ada sinar matahari, udara yang segar… wah kemewahan banget rasanya!

Untuk menghemat waktu, kami naik taksi dari Huai An menuju Xin Tian Di 新天地 (New Heaven). Xin Tian Di adalah suatu tempat hangout di Shanghai. Dalam satu lokasi terdapat berbagai macam resto dan cafe. Andaikan saya punya lebih banyak waktu di Shanghai, saya pasti meluangkan waktu lebih lama hangout di tempat ini!

Sebelum kami kembali ke Changsha dengan kereta pk. 14.05, kami menikmati makan siang di Xin Tian Di. Berhubung Cat lagi pengen banget makan pizza, akhirnya kami memilih Pizza Marzano untuk menu makan siang. Saya uda denger sebelumnya dari temen-temen di Jakarta klo pizza Marzano ada di Senayan City. Ga tau gmana harga dan rasa di sana, tapi yang di Xin Tian Di menurut saya lumayan mahal. Enak, cuma harganya kurang bersahabat **adooh, ini Shanghai getolooh, mana ada yang murmer cobaaa**

Saya menikmati makan siang perlahan, karena saya tau selesai makan saya bakal pisah sama Cat…

Cat mengantar kami semua sampai ke stasiun subway dan saya peluk Cat kenceng sebelum saya masuk ke subway. Makasih ya Cat…, bisik saya.
Dan subway membawa kami ke stasiun terdekat dengan hotel, ngambil koper dan langsung ke stasiun kereta. Fiuuuh…

will be back… someday…

Karawaci, 27 April 2007 – missing you, Cat!

3 thoughts on “(Telat) Trip with Atsumi: Jan 5-11, 2007 – Shanghai

  1. Cat ini temen yg elo telp2 mastiin dia bisa? Asik yah kalo dulu pas kita bisa ketemu *gue juga ikkut menikmati guide gratis maxute :p*.

    PS: foto terakhir cantik kaliiii😡😡

  2. huhhuhuhuhu :(( :(( iya veen… gw klo inget-inget dulu pas ga bisa itu, masih berasa pait loh :((

    cantik? hihihi, mungkin keliatan geto krn ga keliatan muka dari depan hahahahahahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s