Semakin aneh

Di tempat saya bekerja, ada food court glamor kayak di mal-mal.  Tempatnya bersih, suasananya nyaman, makanannya variatif, rasanya juga lumayan, cuma harganya ga temenan sama dompet.  Padahal katanya uda diturunin loh **jadi tadinya lebih mahal dari itu!**

Dengan harga yang nyelekit itu, saya ga heran klo orang-orang ga memilih makan di sana setiap hari.  Demi menyiasati keuangan tiap bulan, banyak cara ditempuh.  Ada yang memilih makan di mal terdekat (jenis makanan dan harga lebih variasi dan kompetitif), ada yang memilih emperan (biasa disebut ‘tenda biru’), ada juga yang memilih makan di warung karyawan di basement mal (biasa di parkiran mal-mal ada warung makan juga kan), ada yang ikutan catering, dan ga sedikit juga yang rajin bawa ransum sendiri.

Beberapa kali ngadain acara yang ngundang jajanan kaki lima, pihak foodcourt glamor mengeluh omsetnya turun.  Biasanya emang ga rame-rame amat, tapi jadi makin sepi karena banyak orang lebih memilih jajanan.  Gmana ga menggoda jajan klo yang tersedia mulai dari lekker, es goyang, batagor, es pisang ijo, kue cubit, mie goreng tektek, dsb.  Seenak-enaknya makanan foodcourt, yang namanya jajanan khas Indonesia dari dulu emang susah ditolak.  Ngangenin, geto…

Soal jajanan kaki lima yang mengurangi omzet, okelah bisa dimengerti.  Lagian acara manggil jajanan juga ga tiap hari kan.  Tapi hari ini saya denger berita yang aneh di kuping: para karyawan (kantor saya) sekarang dilarang makan di tenda biru dan warung basement mal!

Jadi ceritanyaa… Kemaren ada staf keuangan yang memang sehari-harinya makan di warung basement dilarang masuk oleh satpam.  Ketika mau masuk warung, staf tersebut ditanya karyawan dari company mana.  Ketika dijawab dari company RST, mas satpam berkata bahwa karyawan RST tidak boleh makan di sini.

Hal sama juga berlaku untuk tenda biru, sekarang ada mas satpam (entah darimana) yang bertugas untuk ‘menyeleksi’ siapa yang boleh makan di sana.  Jadi kasus ini ga cuma dialami satu-dua orang tapi uda beberapa mengalaminya.

Berita ini sampe pula ke pimpinan.  **bused deh, soal makan aja getolooh**  Karyawan jadi bete karena memilih tempat makan toh adalah  hak masing-masing dan sebel karena pihak foodcourt glamor menggunakan cara ngeselin kayak gitu untuk memaksa karyawan makan di foodcourt glamor. 

Sekalipun tempatnya asik, syapa yang jadi pengen makan di sana kalo geto caranya??!



Karawaci, 25 Juli 2007 — mungkin perlu diberikan tunjangan uang makan sesuai level foodcourt glamor??







32 thoughts on “Semakin aneh

  1. idih, caranya kok orde baru banget seh..walaupun gue emaknya satpam, cuma gue gak suka sama caranya..
    demo dong sin, sekalian ajakin penjual makanan di tenda biru dan di basement ikutan demo😀

  2. Gila, masa pake satpam yang nentuin perut siapa yang boleh makan dan perut siapa yang nggak boleh makan.
    Bener, gue setuju; pelanggaran hak azasi perut !

  3. tadi siang ada yang cerita, ada staf kantor yang mau makan di warung basement diminta kasiliat ID ~ jadi begitu ketauan dari ID, si staf kerja kantor RST, dia ga boleh masuk makan di situ. Kacaawww…

  4. gw cuma kepikiran, klo buat staf biasa aja uda berasa berat makan di foodcourt glamor, gmana yang level gajinya kurang dari itu?😦 (*tadi siang ada OB yang curhat soal ini soalnya)

  5. Sopi, Tita, gw sendiri belum melihat/mengalami sendiri (*secara gw belakangan jajan di kaki lima mulu yang bukan tenda biru) jadi rasanya ga valid klo tulisan di media itu berasal dari gw, tapi gw akan cek, klo kejadian ini makin banyak, gw akan minta staf yang bersangkutan untuk post ke media. Thanks yaa ^^

  6. Asli gak ada kerjaan banget. :-)) mau di jailin sin? apa mau diliput pers juga? bisnis indonesia, detik, indopos, lampu merah? hihihihihihi asli kocak bin miris nih..🙂

  7. Sin, protesnya pake cara lain aja. Cari catering yg gak terlalu mahal, trus ajak temen2 kantor elo utk ikutan beli lunch di catering itu. Gw pengen tau nanti bakalan keluar lagi gak aturan dilarang beli makanan melalui catering…:) Jadi inget sama film Harry Potter terakhir, dimana Dolores Umbridge bikin dekrit berpuluh-puluh buat ngelarang murid2nya melakukan hal-hal “terlarang” menurut dia….

  8. Temen gw yang ke kantin di basement mal ngeliat spanduk yang tulisannya: kantin ini hanya untuk karyawan mal🙂

    Anyway, sebelum didemo customer, ternyata para tenant kantin uda protes duluan karena omset mereka menurun🙂

    Sampe hari ini blum ada klarifikasi resmi siapa di belakang semua ini, tetapi staf kantor gw mah cuek-cuek aja, selalu ada cara untuk bisa nyelonong hehehe…

    CU: ga usa dijailin, cak… rakyat uda menjerit dengan sendirinya🙂 yang gini-gini mah biasanya ga tahan lama, namanya juga people power hehehee…

    Sisca: yah foodcourt belum buat klarifikasi dan sepertinya kayak gini mah ga bakal keluar klarifikasi siapa bertanggung jawab atas siapa hehehe ~

    Alin: untuk urusan makan pasti bisa kreatif dengan sendirinya hehehe, secara yang jual dan yang beli sama-sama membutuhkan, jadi mo pake spanduk kek, satpam kek, ga ngaruh untuk tetep bertransaksi hahaha~

    Merry: deket rumah, Mer🙂

  9. Sin, kok elu sekarang kalo ditanyain apa2, selalu menghindari dari pertanyaan sih? Gua kan cuma tanya elu kerja di mana. Kenapa harus malu kasih tau? I suppose elu gak kerja illegal. Kenapa sih setiap kali gua tanya ini itu, elu selalu menghindar? Gua sendiri kerjanya cuma ibu rumah tangga, kenapa elu harus malu kasih tau gua di mana elu kerja?

  10. Dear Merry, mohon maaf, sungguh tidak bermaksud menghindar. Gw yakin setiap orang punya alasan mengapa ia menjawab ato tidak, memberikan atau tidak informasi apa pun yang dimilikinya. Jika memang penasaran, I'll appreciate so much if you can personally ask me (PM), instead of asking in public (because I have my own reason for not writing any names).

    Gw ga malu menyebutkan gw kerja apa dan di mana kok ~ kenapa musti malu?🙂 but I have my own reason when I don't say anything🙂

    Have a nice day!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s