Di Papyrus

Saya ga begitu meratiin klo besok adalah hari Valentine sampe malem ini saya menyusuri mal di depan kantor.  Pikir saya mah, mumpung sempet dan inget, saya kudu beli box kado untuk keperluan souvenir kantor kan.  Saat saya tiba di Papyrus, toko langganan saya membeli box kado, pemandangannya tidak seperti biasa.  Tumben-tumbennya jumlah pramuniaga yang melayani lebih dari 3 orang.  Sambil terheran-heran, saya jadi nyambung klo besok adalah Valentine Day waktu melihat banyaknya orang yang hilir mudir di sekitar Papyrus dengan coklat di tangan. 

Antrian pembeli di kedai bunga sekitar 100 meter dari Papyrus juga ga mau kalah.  Terpajang wadah-wadah berisi tangkai-tangkai tunggal mawar merah, putih bahkan… biru?? Lalu ada balon-balon berbentuk hati dengan warna pink muda yang dirangkai sedemikian rupa membentuk lingkaran hati besar yang mengelilingi kedai bunga.

Proses jual-beli dengan pemandangan pink keliatan lebih heboh waktu saya memasuki Hypermart dalam rangka mampir ke ATM yang terletak di ujung kasir.  Kira-kira delapan langkah dari pintu masuk, Hypermart uda siap siaga nyiapin barang-barang jualan seputar Valentine: bunga-bungaan, berbagai merek coklat, permen berbentuk hati dan segala pernak pernik merah-pink lainnya.

Kelar urusan di ATM, saya kembali ke Papyrus untuk membayar 10 box pesenan kantor.  Sambil nunggu kembalian, saya mendengar seorang pelanggan perempuan berkata kepada pramuniaga: Mba, tolong tulisin kartu saya dong…

Saya pengen senyum-senyum dengernya.  Gmana sih, kok mo ngasi tapi ga nulis sendiri??!  Sejak kapan Papyrus nyediain jasa tulis indah?  *jadi inget waktu SD ada pelajaran nulis indah* Ato jangan-jangan dia minta ditulisin karena ga pede sama tulisan sendiri? Klo geto apa ga mendingan beli Hallmark ato apalah yang dalemna uda ada sederetan kalimat sok mesra trus tinggal tanda tangan?? *Hihihi, kok malah saya yang sewot?* 

Secara rame, nunggu kembalian aja lama. Lucu juga, yang belanja di Papyrus ga cuma anak-anak ABG looh tapi juga ada Bapak-bapak dan orang tua (*hayo ini mao ngasi pasangan ato gebetan? Hihihi – bawel banget).  Ah Sinta, biarin dong, Valentine kan bukan cuma buat ABG…

Ya uda… Selamat Valentine buat mereka yang merayakannya yaaa *kayak ngucapin Selamat Natal aja hihihi*

 

gambar diculik dari http://www.fotosearch.com


Karawaci, 13 Februari 2008 – I choose to say it with actions, not flowers apalagi omdo
 

 

25 thoughts on “Di Papyrus

  1. iya tuhhhh…. ayo katanya cowo… action dong.. proklamasiken…. hehehe…
    good luck to that dude whoever he is…😉

    met valentine ya sintul… sorry klo yg ini terpaksa omdo…hueheuheu….

  2. Ci, ada cerita Valentine yang lebih romantis lagi. Mr. Met beliin a beautiful bouquet of flowers for his wife and daughter. Buat istrinya itu harganya $100. Jadi pas temenku yang kerja di dept.nya tau itu, dia langsung “aaaww…” Dijawab sm Mr. Met “So, if a boy gives you flowers, that boy really likes you!” Kalo buat putrinya, dia ngirim ke SPH, tapi tanpa nama, jadi kayak secret admirer gitu lah. Cuman ada kartunya, bertuliskan nama anaknya, dan tanpa nama pengirim..

    Aaaaawww…. I wanna a hubby and a dad like that!!! So sweet….. =^_^=

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s