Tips belajar baca: cerita Jethro

Ada teman kantor yang sering cerita soal anak laki-lakinya, nama anak itu Jethro.  Umurnya baru 1 tahun Agustus lalu, jadi sekarang kira-kira 1.5 tahun ya.  Mama Jethro sering cerita banyak tentang perkembangannya.  Hal terbaru yang bikin mamanya kagum setengah mati adalah pembuktian teori membaca yang terdapat dalam majalah Toastmaster beberapa edisi lalu.

Di majalah Toastmaster ada artikel pendek tentang mengajari anak membaca.  Ada seseorang yang mencoba mengajari anaknya membaca (anak itu usianya 2 tahun).  Caranya, membaca dan memperlihatkan flash-card berisi kata kepada si anak.  Disuarakan dan diperlihatkan kartunya beberapa kali, si anak akhirnya bisa mengucapkan kata yang tertulis dalam kartu.

Pertama kali dikasi liat artikel itu, mama Jethro masih ga percaya, tapi iseng dicoba teori itu.  Waktu wiken, mulai deh mama Jethro menulis beberapa kata di kertas kecil.  Ada ‘car’, ada ‘baby’, ada ‘dog’ dan beberapa kata lainnya.  Mama Jethro ngasi liat kartu tersebut dan mengucapkannya berkali-kali.

Rabu malem, waktu mama Jethro ngasiliat lagi kartunya, Jethro tiba-tiba berkata-kata sesuai tertulis di sana!!  Walhasil si Mama surprise dan berasa takjub setengah mati hahaha… anaknya, baru setahun lebih, bisa membaca!! hahaha…  Si Mama masih ga percaya, kartunya diulang lagi, dibolak-balik urutannya dan dikasi liat lagi ke Jethro.  Tetap, Jethro bisa mengucapkannya dengan bener!

Si Mama masuk kantor Kamis pagi dan dengan mata berbinar menceritakannya pada kami semua.  Katanya: gila, ternyata teorinya beneer!!

Malah kata artikel tersebut, flash-card sudah bisa dicoba sejak anak usia 3 bulan *jadi inget Callie deh*

Kabarnya, cara membaca yang sama juga diajarkan Prof. Yohanes Surya terhadap 2 anaknya yang pintar itu. **Jadi inget, waktu dulu belajar bahasa Indonesia, saya baca “budi” aja dieja: b-u = bu, d-i=di, budi… hahahhaa…

Kalo sebelumnya anak-anak melihat gambar dan bisa berkata-kata, maka logika yang sama bisa digunakan terhadap pengenalan huruf dan bahasa.  Hmm… saya jadi kepikir kerjaan sampingan baru: jadi guru les baca untuk anak-anak hehehe… ngebayangin ngajarin anak baca kok rasanya seru yah.  Pasti ketika mereka berhasil dan perkembangannya terlihat, rasa puasnya.. hmm, ga bisa diungkapin pake kata-kata…

Selamat untuk Jethro, look forward to hearing more stories of him ^__^

gambar diambil dari http://www.fotosearch.com

Karawaci, 16 Mei 2008 – have a nice weekend, everyone!

9 thoughts on “Tips belajar baca: cerita Jethro

  1. Seingat gua, waktu pertama kali belajar membaca adalah umur 5than, pas masuk SD.
    Sedangkan adik gua yang Edwin, sampai udah mau naik kelas 2 belum bisa baca, sampai suatu saat, Edwin diajari baca secara insentif sama bokap setelah praktek 1jam selama 3 hari, dan di hari ketiga, dia udah bisa baca ..
    IMHO, kalau dibandingkan gua dulu, anak2 jaman sekarang memang luar biasa ya🙂

  2. it's good! tapi harus ati2, karena cara baca mama yang salah bisa bikin anak jadi bacanya juga ngaco.. hihiihi..(apalagi bahasa inggris)
    makanya, ada cara belajar phonics! a(aeh) b(beh) c(keh) d(deh)…

    anyway, cara belajar pake flash cards emang efektif lohh!

  3. nah man, itu yang mau dicoba😀 gw juga baru bilang ke mamanya itu, dan dia mau cobain. Agak susah sepertinya karena pada dasarnya tu anak cuma ngapalin bentuk :))

  4. waktu ke PIM sama Cika gue beli CD Brainy Baby, Flash Card nya
    yang ada waktu setel malah gue yang nonton dari awal sampe abis secara waktu itu Callie blun fokus matanya :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s