[Pregnancy] Interview with Christine

Bercita-cita jadi jurnalis ga kesampean, padahal meng-interview itu enak deeh… tinggal nanya, ga mikir gmana jawabnya…  emang dasarnya suka nanya sih (ato rese?? mo taauuu aja urusan orang hahaha).  Anyway… Ini salah satu ‘maen-maenan’ interview yang saya lakukan dengan Christine.  
Christine adalah teman semasa di kampus dulu, seorang istri dan ibu dengan 3 anak kecil yang lucu-lucu, sekarang tinggal di Maryland, USA.  Bekerja fulltime di VOA dan sangat menikmati waktu-waktu bersama 3 anak tercintanya.
Ini pertanyaan iseng-iseng saya sama Christine.  Here we go…
1. Selama kehamilan, apa yang perlu dimakan lebih banyak dan apa yang perlu dikurangi/dipantang?


Menurut gua ya sebenarnya tidak ada pantangannya pada saat kehamilan, tapi dengan catatan semua makanan yang tidak sehat jangan dikonsumsi.  Misalnya seperti kopi yang mengandung kafein, daging yang setengah matang atau tidak matang sama sekali seperti yang ada di sushi gitu.  Tapi pada umumnya selama makanan itu sehat dan mengandung banyak vitamin, silahkan dikonsumsi.  Soal banyaknya, ya secukupnya saja. Tidak perlu makan berlebihan.  Yang gua sarankan sih, susu itu sangat penting.  Nggak cuma buat babynya, tapi untuk kitanya juga.  Karena pada saat hamil, jumlah kalsium kita banyak sekali diserap sama baby kita.  

2. Pake krim selulit apa?  Kapan aja pakenya?

Krim kalau ditanya merek apa, sulit dijawab, karena tentunya semua merek itu meng-klaim bahwa mereknya lah yang paling ampuh.  Sebenarnya untuk lebih efektif itu dipakai pada saat strech marknya itu belum muncul, karena itu akan memberikan kelenturan pada kulit sebelum ketarik karena perubahan tubuh kita.

3. Apa aja persiapan menjelang kelahiran?  Perlu bawa apa aja ke RS?

Idealnya biasa persiapan pada saat tujuh bulan. Karena biasanya orang merasa sudah lebih siap dan lebih ada gambaran diusia kehamilan 7 bulan. Tetapi sebelum itu juga boleh, karena usia kandungan belum terlalu besar lebih mudah untuk bergerak dan tidak mudah lelah.  Persiapan untuk bayinya alat-alat pokok aja seperti baju-baju, ranjang, stroller, car seat, alat mandi, wah detailnya bisa panjang banget, harus dicicil aja itu belinya. Tapi yang paling utama adalah persiapan mental untuk ibu dan ketenangan…;p

Yang perlu dibawa ke RS biasanya baju untuk pulang dari RS aja, sama car seat. Kalau untuk ibu keperluan selama di RS aja, seperti kalau mau nginep di hotel apa2 aja yang dibawa? hehehe….
4. Apa tips buat menyusui?

Tips untuk menyusui : 

1. rajin dirangsang/di pompa 
2. banyak minum air putih dan mengkonsumsi makanan sehat

5. Kapan bayi mulai belajar disiplin makan?  

Pada saat bulan pertama kelahiran sudah bisa diatur jam makannya. Kuncinya adalah cukup makan di siang hari, supaya tidak bangun2 lagi di malam hari. 

6. Kapan bayi mulai tidur pisah dengan orang tua?

Pada prinsipnya bayi dan ibu harus bisa cukup tidur. Tidak ada patokan sih sebenarnya kapan harus pisah. Tapi memang sedini mungkin lebih memudahkan tidur terpisah.  Gua secara pribadi menganjurkan karena orang tua perlu tidur nyenyak dimalam hari, begitu juga dengan bayinya.  Selain itu suami-istri harus punya quality time berduaan saja. Ingat, pasangan kita adalah satu-satunya orang yang akan hidup bersama dengan kita seumur hidup kita, jadi kita harus tetap membangun hubungan dengan pasangan kita. Kalau dari pengalaman gua, biasanya sampai 3 bulan pertama, gua cenderung taruh satu kamar, karena memudahkan untuk menyusui di malam hari. Tapi begitu sudah bisa tidur panjang, nggak bangun lagi di tengah malam, langsung dipindahkan ke kamar sendiri. Jaman sekarang sudah ada baby monitor, jadi tidak perlu kuatir kalau kita nggak akan bisa mendengar babynya nangis.



Segini dulu, postingan interview berikutnya akan menyusul.  Kalo yang lain ga keberatan ditanya-tanya, saya akan kirim by email pertanyaannya hehehhee :D 

foto diculik dari Fb ybs😀

Jatinegara, 4 November 2010 – ada yang bersedia ‘maen-maenan’ interview lagi ga?  Topik yang berbeda tentunya :D 

9 thoughts on “[Pregnancy] Interview with Christine

  1. Gue emang rada2, suka bacaiin motherlode di NYT. If I may, soal breastfeeding. Jgn stress kalo gak bisa. Dari temen2 gue yg dah punya anak, itu soal yg menyebalkan karena banyak 'breastfeeding nazi' yg menjelek2an ibu yg gak bisa menyusui. Padahal si ibu udah setengah mati mancing, makan supplement, etc sampe stress.

    BTW, advice no. 5 bagus banget tuh. Gue merasa banyak org sejak punya anak melupakan spouse. Trus tiba2 jadi 'clingy' pas anaknya udah dewasa. Kasian anaknya juga kalo hidup ortu cuma bertumpu sama si anak. Oh, baca itu di NYT juga, helicopter parenting :)).

  2. Belakangan gw lagi suka baca mengenai hal itu Ven. Kemaren pas baca artikel ini –> http://aimi-asi.org/2010/11/susu-dan-kekuasaan/

    Dari haril “interview” ke beberapa orang, emang urusan ASI itu susah-susah gampang. Dari sekarang gw cuma bisa usaha yang terbaik: makan yang bener, ga stres dan… berdoa hehehe, semoga semua lancar. Oiya satu lagi: mengedukasi diri sendiri dan pasangan. Gw baca banyak pasangan yang ga suportif sama ASI, dalam 24 jam pertama ketika ASI belum keluar, baby sudah dicekokin susu formula. Padahal menurut yang gw baca, baby bisa bertahan 2×24 jam tanpa ASI (atau cairan tambahan) karena persediaan dalam dirinya mencukupi. Well, liat aja nanti deh, gw belum pengalaman😀

    Soal no. 5, gw juga dikasitau hal yang sama waktu konseling pranikah. Banyak suami jadi 'terlantar' setelah baby lahir. Gara-gara sibuk urus baby, eeeh keterusan sampe gede dicuekinnya hahaha… Eh, gw mau baca motherlode di NYT aaah… kayaknya banyak artikel seru di sana yaa. Thanks for sharing ya Veeen ^___^

  3. Gue cuma dengar aja nih dari teman-teman yang udah melahirkan. Kalo mau ASI eksklusif, harus hati-hati waktu shopping RS Bersalin. Soalnya sering kali kecolongan. Habis melahirkan, bayi langsung dibawa untuk diukur dan ditimbang, lalu tanpa izin orang tuanya, langsung dikasih susu formula sebelum dikembalikan ke ibunya. Menyebalkan sekali ya. Merampas hak ibu dan anak

  4. Iya, soal ini gw pernah baca. Katanya mending pastiin RS tempat bersalin mendukung ASI. Banyak suster ga sabaran, baby nangis dan ASI ibu belum keluar, langsung aja kasi sufor. Padahal si ibu yang baru melahirkan pertama kali, belum tau gmana caranya kasi ASI. Pengennya kan dibantu ya, dikasitau atau bahkan dibantu pijat supaya rileks dan ASI nya keluar…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s