Babi Kecap


Description:
Ini resep ketiga yang saya coba dari website http://evennachang.com/2007/03/babi-kecap.html

Seperti 2 resep sebelumnya yang uda saya coba, resep ini juga ga sulit. Apalagi saya pake cara curang: masukin ke Electrical Pressed Cooker hihihi… Temen saya menyarankan, lebih enak jika dimasak pelan-pelan di wajan, citarasanya pasti lebih gurih. Saya akan coba pada kesempatan berikut — kalo level masaknya uda naik hihihi…

Ingredients:
Menurut website, ini bahannya:
500 gram daging babi, potong-potong (*saya pake iga babi supaya tidak terlalu berminyak)
4 butir telur rebus
2 sdt garam
1 sdt merica
3 sdm kecap manis
1,5 liter air (*berhubung pakai EPC, maka airnya tidak perlu sebanyak ini, saya pakai hanya 1 liter. Bisa disesuaikan dengan selera. Next time saya akan pakai air lebih sedikit supaya tidak terlalu banjir airnya)

Bumbu halus:
5 siung bawang putih
10 bawang merah
1 ruas jahe
Minyak untuk menumis

Note. Berhubung saya masak lebih banyak (1 kilo iga), maka takaran bumbu saya kalikan dua semua. Saya juga menambahkan gingko nuts.

Directions:
Tumis bumbu halus sampai harum, masukan daging, masak sampai berubah warna. Tambahkan kecap manis, gula, garam, merica, aduk rata. Tuang air, aduk sebentar.

Masukan semuanya ke dalam panci (boleh dipresto) dan masak sampai empuk. Sajikan.

Note.
Saya menambah takaran kecap manis dan garam sesuai selera.

3 thoughts on “Babi Kecap

  1. Yes and no. Ini salah satu kesusahan gue wkt belajar masak: cut daging mana yg boleh dimasak lama, mana yg gak boleh dan air harus seberapa banyak.

    Kalo keluarga lo suka yg empuk2, paling simple emang pake pressure cooker: cepat dan hasilnya biasanya konsisten. Kalo gak, harus tau bbrp hal:

    a. daging yg 'kering' model tenderloin (babi ato sapi, dada ayam) harus dimasak cepat. Kalo gak kering dan keras.
    b. daging yg berminyak (ribs, samcan) bisa dimasak pelan dengan api kecil.
    c. daging yg berminyak dan berurat (buntut, brisket) bisa dimasak pelan, lebih lama dengan api agak besar.

    Myth yg menyusahkan gue adalah daging makin dimasak makin empuk dan kalo kering tambah air. Dua2nya bikin daging kering😦.

    Gitu pengalaman gue :p. Kok jadi pengen bikin gulai dengan brisket ya?😀😀

  2. wah Ven, info ini sangat penting. I have no idea about it. Yang ngasitau soal daging dimasak pelan-pelan itu si Akong Ronjil, omelin dia aja Ven hihihihi….

    Gw belum berani ambil resiko masak pelan-dan-lama di wajan karena gw ga gitu ngerti aturannya. Takutnya malah ga bisa kemakan ya. Thanks ya Ven!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s