Minggu ke-30, 31, 32, 33: Nungging dan nungging

Time goes by.  Kehamilan saya memasuki bulan ke delapan.  Semakin dekat dengan kelahiran ya…  Sementara hati tergoda untuk berdebar, saya cekokin terus pikiran saya dengan hal-hal positif dan membangun.  Mom and baby are just fine and healthy *amen*

Selama 4 minggu ini, sudah 2 kali saya ke dr. Handaya untuk cek kandungan.  Usia kandungan sudah semakin besar dan jadwal ke dokter berubah menjadi 2 minggu sekali (tadinya sebulan sekali).  Sebenernya saya seneng siy klo sering-sering USG, setiap liat baby di layar monitor, hati terasa senaaaaangg… jadi pengen sering-sering liat (*tapi sebel pas bayar hehehe*) 
Waktu kunjungan ke dokter di minggu ke-30, dr. Handaya bilang kalo posisi kepala baby masih di atas dan saya disarankan untuk banyak nungging (di kasur tentunya, jangan di lantai apalagi di tali…).  Lalu melalui USG diketahui kalo air ketuban saya kurang banyak.  
Melalui forum bumil di sini, saya disarankan untuk minum air lebih banyak untuk menambah jumlah air ketuban.  Walhasil, sejak itu saya berusaha minum terus sebanyak-banyaknya. Apalagi kalo malem, secara tenggorokan saya terasa kering sekali.  Hampir tiap malam saya terbangun untuk minum setiap 2-3 jam.  Padahal uda dikasi baskom berisi air yang katanya bisa menambah kadar kelembaban.  Tetep aja saya berasa haus banget di malam hari.
Lalu, saya rutin melakukan aktivitas menungging terutama di malam hari (sebelum tidur) dan pagi hari.  Tadinya saya sempet ngepel jongkok segala.  Pokonya semua saran yang katanya bisa bikin posisi kepala bayi berubah ke bawah dan baik bagi proses persalinan normal, saya jabanin deh.  Ternyata menurut dr. Handaya, bukan kegiatan ngepelnya yang baik bagi proses persalinan.  Tapi kegiatan “jongkok-berdiri” (di saat ngepel, ngucek kain pel, ngambil air dsb) itulah yang efektif membuat otot panggul jadi elastis.  Terbukti dengan banyak kasus di mana banyak mbak yang sering ngepel, jarang sekali mengalami kerobekan yang parah saat proses persalinan normal.  Setelah mendengar pencerahan itu, saya menambah aktivitas pagi saya: jongkok-berdiri (squat) setiap pagi, minimal 10 hitungan.
Dengan kondisi badan makin berat dan paha kayak karung beras ukuran 5 kilo, kegiatan squat tidak seenteng yang saya kira.  Kalo ga jaga napas, baru 4 hitungan aja napas uda ngos-ngosan dan lutut bergetaaaarr hahaha…  
Anyway… Di minggu-minggu ini saya mulai mempersiapkan kamar bayi.  Tadinya saya pengen sewa baby crib aja, biar lebih hemat dan ga ribet.  Eh ga di-acc mertua dan secara khusus dia meminta untuk bikin customised aja.  Biar bisa kepake sampe anaknya gede, gitu katanya.  Yah jika demikian adanya, marilah kita kerjakaaaan…  Emang uda rejeki kamu ya naaak, mommy pasrah dengan gembira aja deh… *sukarela dotcom*  ~ jadi minggu-minggu lalu saya sediakan waktu untuk browsing sana sini melihat model-model baby crib yang bisa di-customised jadi toddler bed, lemari, changing table dsb.  Akhirnya, gambarnya finalised juga dan siap produksi.  Saya berharap hasilnya bagus seperti yang saya harapkan (*nanti kalo uda jadi saya posting foto kamarnya*).  

Kemarin, kamar baby selesai dicat.  Kamar tamu yang tadinya berdinding putih, telah dicat warna Beryl Green hasil rekomendasi Nicky, si tukang gambar kamar bayi.  Beryl Green adalah color of the year Dulux dan hasilnya cantik.  Tidak kelewat feminin tapi juga ga maskulin.  Sayangnya cahaya alami di ruangan itu kurang.  Tapi yaaah… ngeliat hasil warna kamar yang dicat warna lain selain putih itu menyenangkan yah.  Jadinya saya ketagihan ngecat ruangan lain.  Sekalian aja kamar kosong di sebelah ruang kerja ini dicat juga.  Yang tadinya (lagi-lagi) putih, saya pilih biru muda-nya Dulux Angel Eyes (*ciee namanya gmanaa gitu yaa*).  Hasilnya…?  Saya suka banget, mustinya ini jadi warna kamar baby aja, lebih terang!
Di minggu 33 ini, saya ngerasa napsu makan bertambah.  Walhasil, biar judulnya masih rutin prenatal yoga (eh ini asik banget deh!)  berat badan saya tau-tau uda 63 kg dan lingkar perut mencapai 100 cm.  Agak bingung sebenarnya, berat badan nambah tapi lingkar perutnya kok ga nambah ya?  *artinya, yang membesar adalah… bagian tubuh yang lain?? Oh nooo…*

Omong-omong soal napsu makan, kemaren saya makan di Sakura, Cilandak.  Saking bingungnya milih mau Yaki Tori Don (mangkok yang kanan) atau Buta Kyabetsu Don (mangkok yang kiri), si mbak yang baik hati menawarkan: kalo mau setengah-setengah juga boleh loh.  Tentu aja saya ga nolak tawaran yang menyenangkan itu.  Saya kira, pesenan saya datang dalam satu mangkuk yang terbagi atas 2 rasa makanan yang beda.  Taunya, dateng dalam 2 mangkok!  Saya sampe malu, kok kayak bumil rakus yaaak??  tapi jujur aja, Yaki Tori Don-nya enaaaaakkk banget… *sambil senyum juga ini nulisnya*
Selain acara ngecat kamar, hal menyenangkan lain yang terjadi adalah… akhirnya tabungan saya dan Arief mencukupi untuk beli kamera SLR Canon!  Yaaaay!!   Akhirnyaaaa… *joged gembira* ~ Setelah baca review sana sini, meluangkan waktu broswing berjam-jam, nanya temen-temen yang ngerti kamera, diskusi berdua *kesannya heboh bener ya hahaha*, akhirnya kemarin kami membeli kamera Canon 60D, horeeee… lalu dengan pertimbangan bujet, kami menunda beli lensa Canon 24-70 L series yang keren itu, tapi beli lensa Tamron 17-55 aja.  Hasilnya cakep juga dan sesuai dengan kebutuhan kami yang sekarang.  Nanti nabung lagi deh untuk lensa lainnya.  Baby, we can’t wait to see you!  The camera is now ready and we’ll take MANY pictures of YOU 
Di bulan kehamilan ke-8 ini, saya masih menikmati kehamilan dan kesibukan yang menyertainya.  Saya telah lakukan apa yang saya tau, apa yang katanya baik untuk bayi dan kehamilan: makan bergizi, minum air banyak-banyak, makan protein, makan cukup buah dan serat, olah raga yang cukup (prenatal yoga), minum prenatal vitamin, minum air rebusan kacang hijau, kadang minum susu kacang juga, pake krim supaya kulit ga gatel, ajak omong baby setiap hari, denger musik (yang ini kadang-kadang pas sempet aja), bacain buku setiap malam, dan… berdoa tentunya. 
Sisanya: let God do the rest.  Mohon doakan saya dan baby ya.  


Jatinegara, 18 Maret 2011 – I know life will be totally new when the baby arrives.  Just seize every moment and count every blessing.  And I’m still sooo excited when the baby moves.  It feels very nice and I really-really enjoy it.

20 thoughts on “Minggu ke-30, 31, 32, 33: Nungging dan nungging

  1. Chink, believe or not, drink soft drink like pepsi or coke, will help increase the water. And to be honest, there's no really such dangerous things like people advised in many media about coke. The only bad thing is the sugar content in it. If you still not convince, you may just take some juice with soda water. Nowadays i like to take soda water with cranberry juice, soda water work like sparkling water, and cranberry juice help your kidneys work better.
    during my second's pregnancy, i used to drink soft drink to help get rid of the nausea, and it helps me to be able to consume more chocolate (they said chocolate help to have a happy baby), and it works, she's smarter compare to kids at her age, and she eat easily and very healthy compare to Arka. The only thing that she born “Big”, dunno if it is because of the gene from her father or from the coke i consumed, but the fact that she's smart and healty is the most important thing. I don't agree people to have diet because they're afraid their baby become big and difficult in labour, because when we reduce the food consumption, the brain/body part development of the baby also kinda slow down, and it might not be the same when she's born, cause once she's born, the body has so much things to face, new weather, lights, etc..

  2. Ci, good choice of colour! I love it! Untuk tambah penerangan, nanti tambah standing lamp aja, yg gampang diidupin dan dimatiin pas baby lagi bobo. Terus kalo mau lebih lucu lagi, pake lampu yang bisa muter2, dengan kartun tertentu, misalnya temanya underwater, nanti ada ikan2 muter di seluruh kamar, iiihhh.. lucunyaaaa😀

  3. Welcome to the club! Horeeeee😀

    Canon 24-70 L is a very good lens, walopun sangat sangat mahal. Sigma juga lensa yang bagus, third party lens. Dengan kemampuan mirip lensa Canon/ Nikon, harganya ga semahal Canon/ Nikon. Katanya Sigma scr kualitas sedikit diatas Tamron.

  4. yaaah gw uda berenti minum softdrinks sejak bertahun-tahun lalu, soalnya setiap minum softdrinks, udahannya perut gw rasanya ga nyaman. Kalo lagi pengeeeeennn banget, paling ya minum se-sip aja, asal nyobain gitu Shin. Klo segelas, jelas ga kuat😦

    Sejauh ini gw ga ngalamin eneq ato mual dan sejenisnya, semua makanan dilahap dengan gembira😀 Elo makan coklat apa aja Shin? Coklat emang enak yaaa, gw juga doyaaan hehehe… btw emang baby kedua lahirnya seberapa gede? Berapa kilo Shin?

    *menunggu tips berikutnya*

  5. gua juga lagi disuruh nungging nih … udah masuk minggu 31 sih, tapi masih disuruh 1 bln sekali, soalnya baik2 aja ……
    wah, banyak minum ya ntull, gua malah kebalikan loe, air ketubannya byk bgt, jadinya bayinya gerak2 terus gak mau diem …
    good luck dgn nungging dan airnya😀

  6. di mangdu harusnya ada Sin, merek Fisher Price gitu … (kalau gak salah itu mereknya). Terus ada yang keluarin lagu2 juga … multitasking banget deh tuh benda, bisa projector, muter2, lagu2 …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s