Minggu ke-35 dan 36: flu dan diare

Di minggu ke-35, saya dan Arief bergantian sakit.  Awalnya Arief kena flu dan demam, bedrest 3 hari.  Hari ketiga Arief ke dokter, trus baekan… eh hari berikutnya giliran saya yang flu.  Dukanya hidup sekasur ya, menghirup udara yang sama selama 24 jam dan sharing germs hehehe…  Lagi kondisi biasa aja, ga hamil, lagi flu aja ga enak, selama hamil makin terasa ga enak.  Bersin sepanjang hari, idung basah tapi tak berdaya: cuma bisa minum banyak air dan vit.C.  Entah salah makan apa, hari berikutnya saya diare, seharian bolak balik kamar mandi beberapa kali.  Berhubung saya takut minum obat, selama diare itu saya cekokin diri dengan banyak minum air supaya ga dehidrasi.  

Untungnya, menurut buku What to Expect, flu dan diare pada bumil tidak berpengaruh pada baby.  Jadi walo emaknya teler bersin-bersin dan diare, si baby ga terpengaruh apa-apa.  Ah, leganya…  Makin dpikir, ajaib sekali proses kehamilan ini… mulai dari pemikiran saya: ada “orang di dalam orang”, dan si “orang kecil” suatu hari akan keluar dan jadi “orang besar”… *takjub*
Hari berikutnya ketemu dr. Handaya, dikasitau jika diare masih berlanjut, saya boleh minum New Diatabs.  Untung ga perlu sampe minum obat apa pun, karena akhirnya diarenya berkurang dan pola bab saya kembali normal.
Selama dua minggu ini, saya dua kali cek kehamilan dan hasil USG mengkonfirmasikan kalo posisi baby masih di atas.  Saya sendiri masih berasa kepala baby yang keras di atas puser.  Entahlah, hanya Tuhan dan baby yang tau mengapa dia ga muter juga.  Emaknya tetep usaha dan tidak gampang menyerah dengan kenyataan hehehe, jadi teteup dong: nungging dan banyak jalan🙂
Dalam rangka memperbanyak jalan-jalan, suatu Rabu pagi di minggu ke-36 Arief ngajak saya jalan ke Ancol.  Liat sunrise, yuk! ~ gitu katanya.  Tentu aja saya mau!  Ngeliat sunrise dan menghirup udara segar, seru kedengerannya!  Pagi itu stel weker jam 4.30, saya bangun dengan semangat dan jam 5 pagi, saat langit masih gelap kemerahan, kami berdua meluncur ke Ancol.  Surprisingly, biar langit masih agak gelap, sudah banyak yang jalan pagi bahkan renang di sana.  Begitu langit mulai terang, saya baru ngeh, hanya  Arief dan saya yang masih muda ‘berkeliaran’ di Ancol pagi-pagi.  Sisanya orang tua yang jalan pagi dan renang, ada juga yang bawa anjing.  Selesai jalan pagi (weiitss… gaya gitu kedengerannya, padahal cuma 2 puteran!!), kami mampir sarapan di Bubur Kamseng, Mangga Besar.
Sebelum cek dokter di minggu-36 ini, saya sempatkan diri ikutan kelas senam hamil di RS Medistra.  Ini salah satu kelas yang berguna banget klo kata saya mah.  Mungkin karena pas ketemu Bidan Tineke yang sangat informatif, kelas senam hamil kali ini memberikan banyak pencerahan buat saya (beda sama yang pernah saya ikutin sebelumnya).  Pertama-tama, Bidan Tineke memberikan instruksi gerakan-gerakan senam hamil sambil ngejelasin gerakan ini gunanya apa, trus juga bilang, senam hamil ga semata-mata supaya bumil olah raga keringetan, tapi buat ngebantu bumil supaya proses hamilnya ga berat dan memberikan kesempatan berinteraksi dengan para bumil lainnya.  Enaknya, berhubung yang ikutan sedikit, waktu bertanya juga menjadi lebih fleksibel.  Ngobrol-ngobrolnya jadi lebih santai dan bahkan ada beberapa pertanyaan sangat pribadi yang diajukan peserta.  
Di akhir kelas, bidan Tineke sempet cerita soal proses kelahiran, termasuk yang menakjubkan buat saya ketika mendengar penjelasan mengenai pembukaan 10 cm.  Ketika pembukaan 10cm itu terjadi pada bumil, bidan bahkan sudah bisa merasakan permukaan kepala baby hanya dengan rabaan jari.  Artinya, jarak baby dan “dunia luar” hanya sepanjang jari tangan!  Wow!!
Lalu Bidan Tineke buru-buru menjelaskan, tapiii buuu.. walo sudah sedekat itu, prosesnya bisa lamaaaa…
Saya tertawa.  Kedengerannya deket dan cepet, tapi memang… setiap proses persalinan punya cerita sendiri-sendiri… 
Sejauh ini, kehamilan yang lancar membuat saya bersyukur.  Setiap baby bergerak, saya ga bisa ga menikmati… Serius, enaaaaaakkk banget rasanya! 
Jatinegara, 10 April 2011 – baby, semangat yaaa! 


6 thoughts on “Minggu ke-35 dan 36: flu dan diare

  1. baby dan mamahnya, semangat ya😀

    Ha5, gua juga flu waktu trimester pertama, menderita bener, sampai 1 bln, cuman minum Ester C dan diuapin saja. Abis itu kalau ada tanda2 suami gua flu, langsung gua tendang dia ke kamar sebelah atau kamar bawah😀

  2. hahaha… diusir ya El😀 ~ serba salah sih, gw soalnya ga ada kamar laen yang bisa dipake. Jadi mo ga mau sharing germs deh. Btw kok bisa flunya lama bener? 1 bulan? Dokter ga komen apa-apa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s