Ketika si manis jadi begitu menantang

Kehamilan saya memasuki minggu 35 akhir minggu ini.  Artinya, dalam 3 minggu ke depan, adalah waktu tercepat (minggu 38) dan aman untuk bayi lahir.  Dan sementara itu, sudah hampir 2 bulan Nathan bersikap aneh.  Aneh?  Iya, mungkin ini yang biasa disebut “tantrum”.

Sebelumnya, Nathan has been an angel.  Nanny yang membantu saya menjaga Nathan pun berkata yang sama, he’s been very sweet.  Until a day in January.  Pulang dari trial di salah satu preschool, Nathan rewel sangat di mobil.  Yang disangka sementara, berlanjut hingga malam hari.  Selama 3 minggu setelah trial di preschool itu, Nathan rewel setiap malam (yes, SETIAP malam).  Menangis ga keruan, minta digendong lagi layaknya bayi, begitu ditaruh di kasur langsung jejeritan.  Dalam kondisi hamil besar, malam-malam itu terasa sangat melelahkan.  Saya ga tau alasannya kenapa.  Makan cukup, susu juga ga masalah, perut ga sakit, kamarnya pun nyaman.  Ada yang komentar, ini akibat cemburu mau punya adik.  Hmm, gitu kah?  Lalu ada yang komen lagi, jangan-jangan kesambet di preschool.  Astaga, haregene??  Engga deh, saya ga mikirin begituan.  Doa orang tua kan perisai untuk anak-anaknya, dan saya tidak ijinkan pemikiran seperti itu mengendap di otak saya.  Nathan yang rewel dan meronta-ronta saya tarok aja di kasur, biarin nangis sampe ketiduran sambil saya temani di sampingnya.  Sungguh,   one of those nights… I was very exhausted.  Sampai suatu pagi, 3 minggu sejak rewel, saya baru melihat, ada 2 tonjolan putih di gusi belakang.  Ooww, ternyata… he’s teething!! *tepok jidat*

Saya lega seperti mendapat pewahyuan.  Tumbuh gigi geraham memang ga enak.  Jangankan anak kecil, kita yang dewasa aja bisa terasa nyut-nyutan.  Saya kira, kerewelan itu sudah berakhir.  Ternyata, hanya ganti variasi aja loh.  Rewel menjelang tidurnya uda engga.  Tapi, yang terjadi belakangan, ni anak jadi rewel banget tiap waktunya mandi.  Yang biasanya gampang diajak mandi, sekarang bisa jerit-jerit waktu dilepas bajunya.  Atau jerit-jerit setelah mandi ketika dipakaikan baju ganti.  Suatu pagi, setelah jerit-jerit ga juntrungan selama lebih dari 40 menit, saya nyerah, udah deh pagi itu ga mandi gapapa.

Tantrum belum berakhir, ketambahan Nathan batpil dan panas.  Makan pun sekarang terganggu.  Selera makannya drop nih.  Sarapannya yang biasa ga banyak, jadi makin sedikit.  Pagi ini saya bisa merasakan betapa ringan badannya waktu saya dudukkan di pangkuan😦 Hiks, kamu kenapa si nak??

Waktu saya ke dsa Lineus di JWCC Senin lalu, saya sempat ceritakan tantrum-tantrumnya (termasuk ketika masuk ruangan dokter, belum disentuh dokter uda nangis kenceng).  Kata dsa, ini adalah hal yang wajar dan sifatnya hanya sementara.  Saya merasa punya harapan, dan bertanya, “berapa lama “sementara” itu dok?”  — Yah, kira-kira 6 bulan, jawab dr Lineus. *Gubraaakk* yaaah, kirain cuma 2-3 minggu sajah… *lap keringet*

Artikel-artikel di sini http://alphamom.com/your-life/postpartum/when-the-big-brother-becomes-the-big-challenge/ dan di sini http://alphamom.com/your-life/postpartum/the-sibling-regression/ juga menyatakan yang sama: it’s all normal and expected, maybe a couple months, tops.  Memang, tiap anak berbeda.  Belum tentu yang saya alami, dialami orang lain.  Atau, ada yang mengalami less than 6 mos.  Lucky you hahaha😀 ~ Btw apa tips nya?

*tarik napas* ~ Baiklah jika demikian, anggap saja ini proses yang harus dilewati yah.  Mungkin dulu saya juga begitu, malah mungkin lebih menyebalkan karena saya (dulunya *ehem ehem*) super keras kepala.  Jika orang tua saya sanggup melewatinya, sanggup ngadepin anak yang nyebelin kayak saya dulu, pasti saya bisa melewati masa-masa sulit bersama Nathan.  He used to be very sweet and I believe he is.

Dan sampai masa ini berlalu, tolong doakan saya ya🙂 ~ I have no idea how my life will look like in the next few months.  I pray that His grace will see me through.  

 

Kamis, 21 Maret 2013 – SEMANGAT TERUUUSS!! *sambil srot srot idung akibat ketularan pilek Nathan*

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s