Sudah coba pilates?

pilates 1

Awal keputusan saya ikut kelas pilates adalah rasa frustrasi karena perut ga kunjung kempes.  Habis melahirkan anak pertama, belum terasa kesulitan kecilin perut.  Setelah melahirkan anak kedua, perjuangan proses ngecilin perut terasa lebih alot.  Browsing sana sini, ngeliat beberapa orang setelah melahirkan, perutnya kecilan hasil pilates.  Wah saya jadi tertarik.  Gimana tuh caranya??  Apalagi begitu tau pilates tergolong low-impact exercise, minim resiko cedera dan ga kelewat cape seperti aerobik.  Mulai deh saya browsing cari tau lebih lanjut soal pilates, cari studio terdekat yang bisa dijangkau dari rumah, sekaligus yang masih terjangkau dompet.

Sebelum daftar beneran di studio pilates, saya juga penasaran, apa sih bedanya pilates dan yoga.  Keliatannya kan mirip ya gerakan-gerakannya.  Mana yang lebih efektif untuk goal perut saya itu.  Dari hasil google, kira-kira gini perbedaan pilates dan yoga:

pilates 3

pilates-vs-yoga-infographic-600

Wah, quick result??  COCOK hehehe…

Supaya ada bayangan kira-kira kelas pilates di studio beneran kayak gimana, bukan kayak di klub kayak FF atau Celeb, saya ikutan dulu kelas trial pilates.  Setelahnya, saya langsung daftar untuk 30 sesi, secara hitungannya jadi lebih murah per sesinya.  Di sesi-sesi awal, saya sempet ganti-ganti instruktur pilates, sambil coba-coba instruktur mana yang cocok dengan gaya latihan saya.  Setelah coba latihan dengan 3 instruktur, saya mantap dengan 1 orang, sebutlah namanya LS.  Pertama kali dia ketemu saya, dia bisa langsung melihat 2 kekurangan tubuh saya yang perlu diperbaiki: skoliosis dan bungkuk.  Dengan 2 instruktur sebelumnya, mereka tidak secara spesifik menyebut 2 hal tersebut.  Lalu LS juga nanya saya, goal apa yang ingin dicapai dengan pilates.  Jujur langsung saya sebut perut (otot abdomen).  Pas deh, secara otot abs yang kuat mendukung perbaikan postur tubuh, kata LS.

Lewat beberapa sesi latihan, saya mulai kenalan dengan alat-alat pilates seperti Reformer, Cadillac, Pilates Chair, Barrel, Ring, dll dan belajar fungsi alat-alat tersebut, gimana alat tersebut ngebantu latihan saya untuk menguatkan core muscles.  Core muscles yang kuat memampukan tubuh melakukan gerakan-gerakan lanjutan lainnya.  Pantesan, selama ini kalo plank, ga kuat lama.  Secara otot perutnya ga terlatih sih.

pilates-equipment-navagation

Banyak orang komentar badan saya kurusan.  Padahal, sebelum dan sesudah ikut pilates, berat badan saya ga turun barang sekilo pun!  Beneran.  Dan bener pula apa yang dibilang Joseph Pilates, after 20 session, you will see the difference.  Perut ga serta merta jadi flat, sampe sekarang sih masih berlemak hehehe… tapi saya berasa, ada otot yang terbentuk.  Postur tubuh terasa lebih baik. Beryoga pun juga ga teler dengan gerakan-gerakan mlintir *cieee* (padahal udahannya ribut minta pijet).

Setelah menyelesaikan 30 sesi, saya mulai cari-cari info latihan di youtube untuk latihan di rumah.  Mat pilates di rumah, critanya.  Saya ngumpulin gambar-gambar khusus pilates di Pinterest, jadi kalo mau latihan tinggal pilih aja lagi pengen yang mana.  Trus di youtube, favorit saya adalah Blogilates -nya Cassey Ho.   Itu video nya persis kayak apa yang saya lakukan di studio.  Susahnya latihan di rumah, banyak interupsi termasuk melawan rasa malas.  Itu yang bikin saya pengen balik latihan di studio aja, lebih fokus dan less disctraction.

Di bawah ini adalah beberapa studio pilates hasil browsing sana sini, saya posting berdasarkan abjad.  Jika berminat, silakan coba di lokasi terdekat ya, tinggal klik di nama studionya untuk langsung menuju website masing-masing.  List ini akan saya update seperlunya, kalo ada yang baru, saya tambah.

Daerah Jakarta Selatan:

  1. Annabe Pilates Studio, Kemang Square, Kafe Tamani Lantai 2, Jalan Kemang Raya No. 5.  Jakarta 12730.  Telp (021) 719 9942, 9463 9965
  2. Benefit Pilates Studio, The Bellezza Shopping Arcade, Lantai 1, Unit No. 137 (dekat West Entrance), Jl. Letjen Soepono No. 34, Permata Hijau, Jakarta 12210 – Telp. 081585067934 / Blackberry Pin: 29CC382F
  3. BodyMind Inc. Pilates Studio, Jl. Bangka 8A no.5 , Kemang, Jakarta Selatan, Telp. (021) 717929
  4. Isometric Pilates Studio, Jl. Prof. Dr. Soepomo No. 30, Gedung Satay House Senayan Lantai 3, Tebet. Telp. (021) 83783310
  5. My Studio Pilates, Jalan Wolter Monginsidi Kebayoran Baru No. 63 B One Wolter Place Lantai 2, Jakarta 12180,  Telp. (021) 72786262
  6. Pilates In-Motion, Jl.Lamandau 4 No. 15, Jakarta 12130. Telp. (021) 7245 420
  7. Pilates @Kemang, The Colony 5th Floor, Jl. Kemang Raya No 6, South Jakarta 12730. Telp. (021) 2952 9949
  8. Pilates ID, private atau group class dengan Rani Panggabean. Mobile: +62 87888 492 720
  9. Svarga Indonesia, ada di Platinum Dharmawangsa Square dan Platinum Bandung.
  10. Vitruvian, Sekolah Duta Raya no 27, Pondok Indah, South Jakarta 12310. Telp. (021) 751 3782.

Daerah Jakarta Pusat:

  1. Liv Plus Pilates, Menteng Central Lantai 3, Jalan HOS. Cokroaminoto No.78, Jakarta Pusat, 10350. Telp. (021) 31923327
  2. Jakarta City Centre Pilates, ANZ Square, Podium – Thamrin Nine (sebelaho UOB Plaza), Upper Ground Floor unit H (next to Jelic), Jl. M.H. Thamrin No. 10 Jakarta Pusat 10230.  Telp. (021) 29 29 08 40 / +62 88 110 888 00.  IG: jccpilates
  3. Pilates Capital, fX Sudirman Lantai 7#01, Jl. Jend. Sudirman, Pintu Satu Senayan 10270.  Telp (021) 2911 0010
  4. Saraswati Pilates Studio, Thamrin Residences, Tower Alamanda Lantai 8, Telp. (021) 680 – 005
  5. Studio Reformation, fX Residence 32C, JL. Pintu Satu Senayan 10270, Jakarta, Telp. (021) 25554332.  IG: pilates_addict

Daerah Jakarta Barat:

  1. Balance Pilates Studio, Stevan Meat Shop Lantai 3, Jl. Pesanggrahan Raya, No. 6 Jakarta Barat – 11620. Telp. (021) 5872739.
  2. POP Pilates Method Studio, Ruko Puri Sentra Niaga Blok T1 no 50, Jl. Puri Indah.  Telp. (021) 9393 079.
  3. Studio 8 Pilates, Rukan Grand Aries, Jalan Taman Aries Niaga Blok G1 – 1K Kembangan, Jakarta 11620. Telp. (021) 29319168

Daerah Jakarta Utara

  1. Aura Pilates, Metro Broadway PIK A-62, Jl. Pantai Indah Utara II PIK Kapuk Muara Penjaringan, 14460. Telp. (021) 30010480
  2. Body Connection Pilates, ada di CBD Pluit dan Kelapa Gading.
  3. Life Changing Pilates, Garden House blok A No.28, Bukit Golf Mediterania, PIK.  Telp. (021) 2903 3550, M: 0821 1033 7358

Di Bandung:

Firm Point Pilates Studio

Yang susah, cari alat pilates yang kecil-kecil kayak Ring, Arc, roller, dll.  Buat latihan di rumah nih (kalo ga males hahaha). Saya belum nemu vendor yang jual di Jakarta.   Di Amazon sih ada, atau beli via eBay.  Kalo ada info yang jual di Jakarta, kasitau ya!

Jatinegara, 4 Januari 2015  — yuk pilates yuukk

12 thoughts on “Sudah coba pilates?

  1. Bagus banget nih artikelnya. Aku juga lagi mau coba pilates yang intensif. Agak agak cemas juga nih secara belum pernah sama sekali hehe, tapi cukup familiar dengan yoga yang standard lah… Kalo dari lokasi kantor dan rumah sih kayaknya pilih yang di Menteng Liv Plus biar gak males :p .. thank you sharing nya, nanti kalo udah gabung aku tanya2 lagi yah…

  2. mba mau nanya, sy over weight -/+ 15 kg..ikut pilates gak berkurang ya bb nya…gerah banget nih dng bb spt ini. Lemak rata sekali di lengan atas bawah, perut, bokong, dan paha, sementara lemak tdk merambah ke betis saya. Apakah tepat saya ambil pilates dan dimanakah yg bagus studio pilates di kebayorab baru? Tks sebelumnya mba…

    • Halo Mbak Dina, terima kasih sudah mampir di blog saya. Maaf mau nanya sebelumnya, itu overweight nya apakah karena ada sebab tertentu atau memang sudah berlangsung bertahun-tahun? Sebab tertentu, misalnya kelebihan berat badan setelah melahirkan, banyak yang susah kurus setelahnya. Saya bukan instruktur pilates atau olah raga, tapi saya akan coba memberikan opini sesuai informasi yang pernah saya pelajari. Jika bb nya masih lebih 15 kg, menurut saya prioritas utama olah raganya adalah untuk mengurangi bobot badan. Jadi olah raga nya tidak bisa hanya pilates. harus ditambah dengan kardio seperti renang, lari di treadmill atau cross-training. Selain kardio, diselingi dengan pembentukan otot, misalnya dengan pilates atau yoga atau angkat beban. Olah raga nya harus rutin dan dilakukan minimal 3x seminggu. Pola makannya juga diperhatikan Mbak, mulai dengan membatasi kalori yang masuk ke dalam tubuh. Malah beberapa teman mencoba suplemen Grapefruit dari Young Living, dan menurut mereka membantu mengurangi napsu makan hehehe…

      Semoga membantu ya Mbak, saya tunggu kabar dan perkembangannya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s